Suara.com - Satu hal yang patut dicatat dalam kasus penyalahgunaan narkoba ialah pengguna masih bisa berperilaku normal. Ridho Rhoma, putra si Raja Dangdut, Rhoma Irama, pun demikian.
"Banyak pemakai yang masih bisa berperilaku normal dan menyembunyikan hal itu," tutur Kepala Bagian Psikologi Polda Metro Jaya AKBP Hary Prasetya, dalam pesan elektroniknya, Senin (27/3/2017).
Salah satu alasannya ialah dia belum belum menjadi pencandu berat atau masih dalam tahap coba-coba.
"Bisa jadi yang bersangkutan belum menjadi pecandu berat, dalam taraf coba-coba atau hanya bersifat rekreasional yang hanya kadang-kadang memakai," tutur Prasetya.
Dalam kesempatan berbeda, dikutip dari Antara, mantan Direktur Peran Serta Masyarakat Badan Narkotika Nasional, Brigadir Jenderal Polisi Siswandi menuturkan perilaku normal ditunjukkan pengguna narkoba saat tak kekurangan zat, sehingga dia terkesan menyimpan perilaku buruknya itu.
"Menyimpan kelakuannya. Seperti Ridho ini, dua tahun enggak ada yang tahu. Sehat saja. Secara fisik, tatkala kekurangan zat dia menjadi lemah. Kalau dia makai lagi, dia sehat lagi. Terus saja begitu," tutur dia.
Kemudian, menyoal ketidaktahuan pihak keluarga, seperti dalam kasus Ridho Rhoma, Hary mengatakan kemungkinan pihak keluarga tak memperhatikan seksama.
"Bisa jadi keluarga tidak berkata yang sebenarnya, atau akhir-akhir ini tidak memperhatikan perilaku yang bersangkutan," kata dia.
Hal senada diungkapkan Siswandi. Dia justru mempertanyakan mengapa pihak keluarga bisa tak tahu menahu, padahal Ridho sudah menggunakan narkoba sejak dua tahun silam.
"Sudah dua tahun, kehidupan keluarganya bagaimana? Adiknya pakai sabu, kakaknya enggak tahu. Bapaknya mengampanyekan anti narkoba dengan ciptaan lagunya. Ini sangat disesalkan (kasus Ridho). Ironis kalau keluarga tidak tahu kehidupan anggota keluarganya," kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Rhoma Irama Cs Gelar Lomba Cipta Lagu Dangdut, Hadiahnya Fantastis
-
Tampil di Pernikahan Putri Isnari dan Abdul Azis, Berapa Tarif Manggung Ridho Rhoma?
-
7 Artis Terjerat Narkoba Lebih dari Satu Kali, Rio Reifan Sampai Lima Kali
-
Sosok 7 Wanita Istri Rhoma Irama: Satu Bertahan Dimadu, Kini Ramai Disorot Gegara Anak Bungsu
-
Istri Rhoma Irama Siapa Saja? Sosok Ibu dari Putri Bungsunya Bikin Penasaran
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
Terkini
-
Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku
-
Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?
-
IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut
-
Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
-
Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung
-
Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz