Suara.com - Direktur Wahid Institute Yenny Wahid meminta masyarakat untuk tidak mengkait-kaitkan antara politik dengan kewajiban seorang muslim. Salah satunya soal salat jenazah.
Hal ini menyusul spanduk larangan menyolatkan jenazah warga DKI Jakarta karena mendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok - Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.
"Kalau buat saya intinya, bahwa persoalan politik jangan meniadakan kewajiban kita sebagai sesama warga bangsa," ujar Yenny di Penutupan Rapimnas Muslimat Nahdlatul Ulama di Crowne Plaza Hotel, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (27/3/2017).
Yenny menuturkan ada kewajiban sosial yang harus dijaga oleh sesama umat muslim. Maka dari itu, anak mendiang mantan Presiden Abdurrahman Wahid juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpecah karena politik.
"Ada kewajiban sosial yang harus kita jaga, ada hubungan baik yang harus tetap kita jaga. Jangan sampai karena politik, mengkotak-kotakan kita semua," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Sambut Tahun Kuda Api, Pedagang Ornamen Imlek di Glodok Raup Omzet Belasan Juta
-
Pramono Anung Larang Ormas Razia Rumah Makan Saat Ramadan, Tegaskan Jakarta Harus Damai
-
Pramono Anung Bikin Gebrakan: Bakal Ada Haul Akbar Ulama dan Pejuang Betawi di Monas
-
Gibran Dorong RUU Perampasan Aset, ICW: Jangan Sekadar Lip Service
-
Pramono Anung Borong Bandeng Raksasa 14 Kilogram di Rawa Belong
-
Kisah Ramadan Pertama Para Mualaf: Antara Adaptasi, Haru, dan War Takjil
-
Bahlil Mantap Nyaleg 2029: Wartawan Jangan Tanya Lagi, Saya Caleg!
-
Kemensos Gandeng YLKI Tindaklanjuti Aduan BPJS PBI Nonaktif, Puluhan Laporan Masuk
-
Gus Ipul Minta Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal BPJS PBI
-
Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Jasa Raharja Siapkan Kuota 23.500 Pemudik