Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali melakukan aksi yang terbilang tak lazim. Ia turun dari mobil dan kedapatan menumpangi sepeda motor polisi ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (29/3/2017).
Usut punya usut, Susi memilih menembus kemacetan arus lalu lintas ibu kota memakai sepeda motor Polisi Patroli dan Pengawalan (Patwal) RI 40 karena sudah terlambat datang ke istana.
Padahal, Rabu hari ini, ia dijadwalkan menemani Presiden RI Joko Widodo menyambut Presiden Prancis Francois Hollande beserta rombongan di istana.
Presiden Prancis datang ke Istana Merdeka, sekitar pukul 11.00 WIB. Sementara Menteri Susi baru tampak memasuki kompleks istana sekitar 25 menit kemudian.
Susi yang memakai blouse berwarna biru berbalut jas hitam serta celana panjang, tampak datang memakai motor polisi. Ia diantar sang polisi sampai ke pintu masuk samping istana.
Biasanya, motor Patwal hanya boleh sampai jalan Veteran III seberang komplek Istana. Tapi kali ini, motor pengawal kendaraan dinas Menteri Susi itu masuk hingga ke pekarangan lingkungan Istana Negara.
Susi lantas bergegas memasuki gerbang sembari merapikan rambutnya yang agak awut-awutan.
"Iya nih, terlambat," tuturnya pendek kepada wartawan.
Ketika ditanya awak media dari mana dia menumpangi sepeda motor polisi, Susi menjawab, ”dari belokan situ,” tukasnya.
Baca Juga: Unggah Sertifikat Rekor Dunia Palsu, Menteri Malaysia 'Dibully'
Selanjutnya, Susi disarankan Paspampres berjalan kaki ke istana karena kompleks itu masih harus steril dari kendaraan bermotor.
Hingga berita ini diunggah, jamuan kenegaraan terhadap Presiden Prancis masih berlangsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus