Suara.com - Tim arkeologis yang dipimpin dua arkeolog, Elsa Redmond dan Charles Spencer, dari American Museum of Natural History, menemukan kompleks bangunan misterius serupa istana di El Palenque, Lembah Oaxaca, Meksiko.
Bangunan misterius itu menjadi bukti adanya peradaban kuno yang memiliki teknologi canggih pada 2.300 tahun silam.
Seperti dilansir The Sun, Rabu (29/3/2017), bangunan misterius seluas 2.790 meter persegi itu sementara ini diduga merupakan rumah milik pengusaha sukses pada masa kekaisaran yang lebih kuno daripada peradaban Aztec di sana.
Kecanggihan peradaban kuno yang melahirkan bangunan misterius itu dibuktikan dengan penemuan sistem teknologi untuk mengumpulkan air hujan sebagai persediaan air minum.
Selain itu, para arkeolog juga menemukan teknologi sistem pembuangan limbah.
Hal lain yang tak kalah mengejutkan adalah, terdapat indikasi bangunan itu juga sebagai pusat penyembelihan manusia untuk dipersembahkan kepada dewa-dewi peradaban kuno.
“Desain bangunan itu bisa dipastikan sangat istimewa dan tercanggih pada zamannya. Bangunan itu tampaknya dibangun oleh tenaga kerja yang berjumlah sangat banyak,” terang Redmond.
Untuk diketahui, Lembah Oaxaca diyakini merupakan pusat peradaban Maya kuno yang musnah secara misterius sehingga banyak mendapat perhatian arkeolog dunia.
Baca Juga: Bau, Konglomerat Ini Tolak Non-Kulit Putih Sewa Apartemennya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara
-
Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
-
Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun
-
Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial
-
Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang
-
Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H
-
Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut
-
Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!
-
KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar
-
Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat