Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono [suara.com/Agung Sandy Lesmana]
Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam Gatot Saptono alias Muhammad Al Khaththath dan empat temannya sudah menyiapkan aksi yang diduga untuk rencana makar sejak lama. Perencanaan tersebut, antara lain dilakukan di Kalibata, Jakarta Selatan, dan Menteng, Jakarta Pusat.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa (4/4/2017), mengatakan mereka juga merencanakan masuk ke kompleks DPR dan MPR lewat gorong-gorong.
"Ini kan masih dalam pertemuan. Ada beberapa pintu yang akan dilalui kan di situ, ada lewat gorong-gorong dan sebagainya," kata Argo.
Argo menambahkan mereka juga merencanakan untuk mendobrak pagar gedung DPR dengan mobil truk.
Argo mengatakan hal itu diketahui polisi setelah menggelar rekonstruksi Kalibata dan Menteng pada Senin (3/4/2017) kemarin.
"Ya kan kami dari hasil pertemuan, seperti yang saya sampaikan ya. Dalam pemeriksaan berita acara juga ada," kata dia.
Tapi, Argo belum mau membeberkan peran kelima tersangka dalam kasus dugaan perencanaan makar.
"Penyidik yang tahu, kami tunggu saja di pengadilan. Penyidik yang lebih tahu," kata dia.
Khaththath dan empat rekannya diciduk polisi pagi hari menjelang aksi pada Jumat (31/3/2017). Aksi tersebut untuk menuntut Presiden Joko Widodo memberhentikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari jabatan gubernur Jakarta karena sudah berstatus terdakwa perkara dugaan penodaan agama.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa (4/4/2017), mengatakan mereka juga merencanakan masuk ke kompleks DPR dan MPR lewat gorong-gorong.
"Ini kan masih dalam pertemuan. Ada beberapa pintu yang akan dilalui kan di situ, ada lewat gorong-gorong dan sebagainya," kata Argo.
Argo menambahkan mereka juga merencanakan untuk mendobrak pagar gedung DPR dengan mobil truk.
Argo mengatakan hal itu diketahui polisi setelah menggelar rekonstruksi Kalibata dan Menteng pada Senin (3/4/2017) kemarin.
"Ya kan kami dari hasil pertemuan, seperti yang saya sampaikan ya. Dalam pemeriksaan berita acara juga ada," kata dia.
Tapi, Argo belum mau membeberkan peran kelima tersangka dalam kasus dugaan perencanaan makar.
"Penyidik yang tahu, kami tunggu saja di pengadilan. Penyidik yang lebih tahu," kata dia.
Khaththath dan empat rekannya diciduk polisi pagi hari menjelang aksi pada Jumat (31/3/2017). Aksi tersebut untuk menuntut Presiden Joko Widodo memberhentikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari jabatan gubernur Jakarta karena sudah berstatus terdakwa perkara dugaan penodaan agama.
Saat ini, polisi juga masih mengembangkan kasus dugaan pemufakatan makar termasuk menelusuri sumber dana dan aktor intelektual yang menggerakkan aksi tersebut.
Tag
Komentar
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733