Suara.com - Ada yang istimewa saat Valentino Rossi jalani balapan di seri kedua MotoGP 2017 di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Minggu (9/4) mendatang.
Balapan tersebut akan menjadi yang ke-350 sepanjang karier The Doctor, julukan Rossi. Sejak memulai debut di tahun 1996 di Grand Prix Malaysia, Rossi sudah menjalani 349 balapan.
Rinciannya adalah adalah 30 di kelas 125cc (1996-1997), 30 di kelas 250cc (1998-1999), dan 289 di kelas utama--500cc dan MotoGP--, sejak tahun 2000.
Berdasarkan data dari situs resmi MotoGP, Rossi masih menjadi pebalap dengan start terbanyak dalam ajang balap Grand Prix. Rossi unggul jauh dari posisi kedua yang ditempati kompatriotnya dari Italia, Loris Capirossi, yang mengoleksi 328 start.
Jelang tampil di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Rossi memiliki bekal yang cukup bagus. Bekal ini didapat setelah finis ketiga di seri pembuka di Qatar, 26 Maret lalu.
Prestasi ini mengundang decak kagum, mengingat Rossi diketahui mengalami kesulitan beradaptasi dengan motor Yamaha YZR-M1 2017 tunggangannya.
"Tidak mudah untuk mengawali kejuaraan. Kami telah bekerja begitu keras selama tes, tapi selama akhir pekan dari balapan pertama, kami memperbaiki beberapa hal, terutama bagian depan. Balapan berjalan baik dan saya sangat senang bisa finis di podium (ketiga)," ucap Rossi, 38 tahun.
Rossi berdoa pada balapan di Argentina nanti bisa kembali tampil impresif. Terlebih, Rossi punya kenangan manis di trek ini saat keluar sebagai juara di tahun 2015.
"Sekarang kami pergi ke Argentina. Ini trek yang sangat saya sukai dan saya senang pergi ke sana," kata Rossi.
Baca Juga: Tampil di Liga 1, Ini Target Sriwijaya FC
"Saya berharap kondisi aspal baik, karena tahun lalu menyulitkan kami. Kami akan bekerja leboh baik dan sekali lagi mencoba untuk finis di podium!" sambung Rossi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru