Tiga penyidik menjadi saksi kasus tindak pidana korupsi pengadaan pekerjaan KTP elektronik (E-KTP) dengan terdakwa Sugiharto dan Irman di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (27/3).
Warganet bereaksi keras terhadap kasus penyerangan mengerikan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan, Selasa (11/4/2017), pagi. Wajah Novel disiram air keras di Jalan Deposito, usai salat subuh berjamaah di Masjid Al Ikhsan, Rt 3, RW 10, Pegangsaan dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
"Mulailah perlawanan dng #SaveNovel #SaveKPK kita cari terorist nya sampe ke lobang semut sekalipun. Novel Baswedan disiram airkeras pagi ini," tulis netizen.
Usai kejadian tersebut, netizen kompak mulai memakai #SaveNovelBaswedan sebagai dukungan moral kepada Novel dan lembaga KPK.
"On pic: Novel Baswedan. ini pelaku enaknya diapain pak? @mohmahfudmd #SaveNovelBaswedan," tulis netizen.
Nyawa Novel tertolong. Tapi sebagian wajahnya melepuh usai kena air keras. Saat ini, dia berbaring di ruang perawatan Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading.
Sebagian netizen meyakini serangan tersebut merupakan buntut kasus yang disidik Novel dan KPK.
"Mega koruptif yg sdg diurusi olh @KPK_RI mjd dugaan bsr pnybab teror pgwai & penyidik yg sdg di alami olh novel baswedan. #JagaNovel," tulis netizen.
Sebagian netizen sampai mengeluarkan kata-kata makian karena emosi dengan aksi tersebut.
"Novel Baswedan di siram air keras. Gila sih. Makin ketakutan kali tuh yg korup korup. Ngeh*k," tulis netizen.
Netizen mulai menebak-nebak siapa otak di balik penyerangan mengerikan tersebut.
"Kira2 yg nyiram air keras novel baswedan sapa min?? Ke tebak gak min siapa? Mungkinkah dia min? Orang bnr di indonesia sengsara amat," tulis netizen.
Dukungan moral kepada Novel datang terus lewat media sosial. Mereka berharap kejadian ini jangan membuatnya menyerah untuk membantu mengungkap kasus-kasus korupsi.
"Novel Baswedan, istiqomah dlm mengungkap & menyidik garong uang negara merupakan wujud nyata mujadalah. Teror pagi ini tak surutkan ghirah," tulis netizen.
"Ringkus penjahat2 e-ktp, kasus2 pajak, KPK jgn gentar meski Novel Baswedan disiram air keras. Byk nama di parlemen sikat aja. @Dahnilanzar," netizen menambahkan.
Pelaku lapangan yang menyerang Novel berjumlah dua orang. Mereka membawa sepeda motor.
Pimpinan KPK sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menangani kasus.
Komentar
Berita Terkait
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Sultan Kemnaker Bantu Carikan LC
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Dalami Pemerasan Eks Bupati Pati Sudewo, 3 Orang Perangkat Desa Diperiksa Penyidik KPK
-
Didakwa Korupsi, Noel Malah Ngaku Ingin Jadi Pimpinan atau Jubir KPK
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
Terkini
-
Pompa Saja Tak Cukup! Pramono Kaji Pembangunan 'Jalan Melayang' untuk Atasi Banjir Daan Mogot
-
Hasto Kristiyanto Ungkap Alasan PDIP Tetap Pertahankan Ambang Batas Parlemen
-
Lawan Banjir Daan Mogot, Pramono Anung Siapkan Pompa Stasioner Berkapasitas 7 Kali Lipat
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini