Suara.com - Di ujung debat kandidat gubernur dan wakil gubernur Jakarta final, malam ini, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Anies Baswedan saling meminta maaf.
Sebelum menyampaikan permintaan maaf, Anies terlebih dahulu mengklarifikasi isu.
"Bansos berhenti, proyek berhenti, perda berdasarkan suatu agama akan muncul jika gubernur baru muncul. Itu semua keliru. Salah. Gubernur baru justru akan membuat pemerintahan efektif, merangkul semua, termasuk kepada mantan lawan ketika pilkada," kata Anies di panggung debat di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.
Anies meminta maaf jika selama masa kampanye mengutarakan hal yang keliru kepada pasangan Ahok-Djarot Saiful Hidayat.
"Semua yang diucapkan, yang dikatakan itu bagian dari sejarah. Kalau keliru, kami mohon maaf. Ketika kami jadi gubernur, mantan lawan dan keluarga," katanya.
Demikian pula Ahok. Dia mewakili Djarot terlebih dahulu meminta maaf kepada pasangan mantan pasangan calon Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni sebelum ke Anies-Sandiaga Uno.
"Saya dan Pak Djarot dan keluarga meminta maaf kepada Pak Agus dan Bu Sylvi dan keluarga, tentu juga ke pasangan nomor tiga dan keluarga," kata Ahok.
Sebagai petahana, Ahok menyadari kemungkinan dianggap sering mengesampingkan program-program yang dikampanyekan rival. Ahok mengatakan tidak bermaksud demikian.
"Kami kan petahana, kami kadang mengeluarkan apa yang sudah kami kerjakan. Seolah-olah menyingkirkan apa yang disebutkan pasangan satu dan ketiga. Karena apa yang kami katakan sudah kami kerjakan. Seolah-olah kami ledek atau apa. Tidak. Kami kebetulan saja kami petahana, kami cerita lebih banyak apa yang sudah sehari-hari kami lakukan," kata Ahok.
Ahok juga meminta maaf kepada masyarakat Jakarta.
"Semoga kita bisa lihat Jakarta yang baru," kata Ahok.
Tema debat putaran kedua yaitu Dari Masyarakat untuk Jakarta yang terdiri dari kesenjangan dan keadilan sosial, penegakan hukum, dan bonus demografi.
Subtema debat putaran kedua menyangkut persoalan transportasi, tempat tinggal, reklamasi, pelayanan publik berupa pendidikan dan kesehatan, serta UMKM atau dunia usaha.
Moderator acara debat yaitu Ira Koesno.
Pilkada Jakarta akan diselenggarakan pada 19 April 2017.
Tag
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
Ramadan Geser Jam Macet, Polda Metro Prediksi Lonjakan Sore Lebih Awal
-
5 Fakta Heboh Rumah Jokowi Dilabeli 'Tembok Ratapan Solo' di Google Maps
-
DPR Dukung Larangan Sweeping Rumah Makan Selama Ramadan
-
Pacar Sendiri! Pria Bobol Rumah Calon Mertua Demi Rampok Rp400 Juta
-
Pengkhianatan Cinta di Pademangan: Pria Ini Bobol Rumah Calon Mertua, Gondol Harta Rp400 Juta
-
Soal Pencalonan Adies Kadir Dilaporkan, Komisi III 'Panggil' MKMK untuk Dipertanyakan di DPR
-
Analis Ingatkan Pemerintah Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem Selama Mudik Lebaran 2026
-
Macet dan Polusi Memburuk, Cekungan Bandung Perlu Reformasi Transportasi Terintegrasi
-
Patroli Dini Hari, Satgas Antitawuran Amankan 7 Pemuda dan Sita 3 Sajam Ukuran Jumbo!
-
Vatikan Tolak Undangan Masuk Board of Peace