Juru Bicara Tim Pemenangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, Anggawira menyatakan pihaknya kini telah unggul dan sedang dilawan oleh arus pembagian sembako oleh Tim Ahok-Djarot yang kian masif.
"Ini sudah menjadi rahasia umum. Kami meminta agar pihak kepolisian dan Panwaslu bisa bertindak jika memang ada indikasi politik sembako, karena ini sudah pernah dilapori warga beberapa waktu lalu," ujar Anggawira di Jakarta, Sabtu (15/4/2017).
Anggawira berharap tim Ahok-Djarot dalam satu minggu terakhir bukan habis-habisan melakukan pembagian sembako, tapi melainkan jual program yang diunggulkan dari Ahok-Djarot.
"Kami harapkan ke depannya, ini jualan program yang mereka rasa unggul. Bukan habis-habisan membagi sembako karena panik di survei kalah," tutur Anggawira.
Sebelumnya, Tim sukses pasangan calon nomor urut 2 dalam Pilgub DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, melakukan bagi-bagi sembako murah di Jalan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pembagian berlangsung pada hari ini, Rabu (12/4), mulai 09.00 WIB sampai 12.10 WIB.
Acara pembagian 300 paket sembako murah untuk masyarakat miskin tersebut, dihadiri anggota DPR fraksi PDIP, Imam Suroso. "Tidak kami bagikan cuma-cuma, satu paket dihargai Rp 5.000," kata penanggung jawab acara tersebut, Rudi Prakasa, saat dihubungi.
Selain membagikan sembako murah kepada warga kurang mampu yang telah diberikan kupon terlebih dahulu, Rudi mengakui ada pembagian atribut kampanye. "Juga kami berikan baju kotak-kotak," katanya.
Baca Juga: Laporkan Tim Ahok-Djarot, Begini Kegeraman Fahmi 'Kopi Dangdut'
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK
-
KPK Ungkap Orang yang Klaim Bisa Urus Kasus Bea Cukai Ada di Semarang
-
Soroti Pernyataan Amien Rais, Pigai: Kebebasan Berpendapat Ada Batasnya
-
Apa Bedanya Sekolah Rakyat dan Sekolah Biasa? Heboh Anggaran Sepatu Rp700 Ribu Sepasang