Ilustrasi KPK [suara.com/Nikolaus Tolen]
Pengacara muda Anton Taofik langsung lari menuju mobil di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi usai diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Andi Agustinus atau Andi Narogong dalam kasus e-KTP, Jumat (5/5/2017). Dia bermaksud untuk menghindari pertanyaan wartawan.
"Sudah, saya sudah jelaskan di atas (penyidik KPK), minta di atas saja," kata Anton sambil berlari ke di depan gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.
Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan pemeriksaan Anton hari ini untuk memperdalam pertemuan dengan Miryam di kantor pengacara Elza Syarief di Jalan Latuharari, Menteng, Jakarta Pusat.
"Kami ingin melihat apakah ada pertemuan antara saksi dengan MSH yang pada saat itu masih berstatus sebagai saksi. Kami ingin mendalami lebih lanjut, apakah ada hubungan kausalitas atau hubungan sebab akibat dengan pencabutan BAP yang dilakukan Miryam kemudian di pengadilan. Kami masih mendalami hal itu lebih lanjut," kata Febri.
Hari ini, sebenarnya KPK akan meminta keterangan tiga orang dalam kasus kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP. Tapi, yang datang hanya dua orang yaitu istri siri Andi Narogong, Inayah, dan Anton. Sementara Elza Syarief tidak datang.
"Yang tidak bisa datang advokat Elza Syarief, nanti kami jadwalkan ulang," kata Febri.
"Sudah, saya sudah jelaskan di atas (penyidik KPK), minta di atas saja," kata Anton sambil berlari ke di depan gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.
Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan pemeriksaan Anton hari ini untuk memperdalam pertemuan dengan Miryam di kantor pengacara Elza Syarief di Jalan Latuharari, Menteng, Jakarta Pusat.
"Kami ingin melihat apakah ada pertemuan antara saksi dengan MSH yang pada saat itu masih berstatus sebagai saksi. Kami ingin mendalami lebih lanjut, apakah ada hubungan kausalitas atau hubungan sebab akibat dengan pencabutan BAP yang dilakukan Miryam kemudian di pengadilan. Kami masih mendalami hal itu lebih lanjut," kata Febri.
Hari ini, sebenarnya KPK akan meminta keterangan tiga orang dalam kasus kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP. Tapi, yang datang hanya dua orang yaitu istri siri Andi Narogong, Inayah, dan Anton. Sementara Elza Syarief tidak datang.
"Yang tidak bisa datang advokat Elza Syarief, nanti kami jadwalkan ulang," kata Febri.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Tetap Berstatus Kader, Golkar Senang Setnov Bebas: Secara Prosedur Semuanya Memenuhi Syarat
-
Blak-blakan! Ketua KPK Sebut Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Kurang Adil, Kenapa?
-
Setya Novanto Hirup Udara Bebas: Preseden Buruk Bagi Pemberantasan Korupsi di Indonesia
-
Setya Novanto Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Dosa Korupsi E-KTP: Itu Kejahatan Serius!
-
KPK Tegaskan Penangguhan Penahanan Paulus Tannos Belum Dikabulkan Pengadilan Singapura
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Modus Baru Judi Online, Pakai Merchant UMKM hingga Payment Gateway
-
Purbaya Ungkap 4 Negara Bebas Aturan DHE SDA, Ada AS hingga China
-
3 Rekomendasi Parfum Aroma Susu dengan Wangi Creamy, Beri Kesan Manis yang Menenangkan
-
BUMN Punya Hotel dan Apartemen Disorot, Masih Relevankah untuk Negara?
-
Eks Menag Lukman Hakim: Publik Makin Tak Percaya Negara karena Penegakkan Hukum Lemah
-
Sekjen Kementerian ATR/BPN Diperiksa KPK Terkait Kasus Suhardiman Amby
-
11 Rekomendasi Ombre Lip Cream OMG Mattelast untuk Bibir Gelap, Cuma Rp55 Ribuan Sepaket
-
Siasat Produsen Ban Gajah Tunggal Bertahan dari Lonjakan Biaya Produksi
-
Berawal dari Hobi Main Game, Konten Kreator Sahrul Agusti Kini Jadi Pengusaha Digital
-
Mafia Internasional Diburu, Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Dibongkar