Suara.com - Penemuan bangkai makhluk laut berukuran raksasa di perairan Dusun Hulung, Desa Lha, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, turut menjadi pemberitaan media internasional.
Laman News.com.au, misalnya, memuat artikel berjudul "Giant sea creature washes up on Indonesia’s Serum Island", Jumat (12/5/2017).
Dalam artikel itu, News.com.au dituliskan makhluk raksasa itu ditemukan terdampar di perairan Maluku oleh seorang nelayan bernama Asrul Tuanakota (37).
“Awalnya, Asrul menduga gumpangan daging berukuran besar itu adalah kapal yang terdampar,” demikan kutipan kalimat dalam artikel tersebut.
Warga Desa Lha meyakini, makhluk raksasa yang sudah mati itu adalah cumi-cumi. Tapi, pemerintah setempat menepis dan mengatakan bangkai itu adalah ikan paus.
Sementara The Washington Post juga membuat artikel mengenai penemuan tersebut, dengan judul "Massive sea creature washes up on Indonesian beach".
“Penemuan bangkai makhluk raksasa itu membuat penduduk setempat terkejut. Pemerintah setempat tengah berupaya mengidentifikasi jenis makhluk tersebut,” tulis The Washington Post.
Kehebohan itu bermula dari pengguna Facebook bernama Abhy Afik, yang mengunggah gambar makhluk raksasa tersebut, Rabu (10/5).
“Telah ditemukan cumi-cumi raksasa yang terdampar di pesisir Pantai Dusun Hulung, Desa Lha, Kecamatan Huamual, Kabupaten SBB, oleh warga setempat, tanggal 9 mei 2017 pukul 21.00 WIT,” tulisnya.
Baca Juga: Di Lokasi Perang, WNI Irak Kirim Pesan ke Jokowi Jaga Pancasila
“Awalnya, Asrul Tuanakota (37 Thn, Islam, wiraswasta, alamat Dusun Hulung) yang kali pertama menemukan mahluk raksasa menyerupai cumi-cumi. Ditafsirkan, cumi-cumi raksasa tersebut berukuran 15 m, berat -+ 35 Ton,” tulisnya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?