Suara.com - Begitulah cinta, deritanya tanpa akhir, seperti yang dirasakan oleh Dedy Dores Kokuta, pria berusia 24 tahun, warga Desa Kusuri Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.
Dedy diketemukan meninggal gantung diri di pohon rambutan oleh sang adik, Senin (3/4/2017). Ia nekat mengakhiri hidup secara tak wajar diduga lantaran jalinan cinta dengan gadis pilihannya tak kunjung mendapat restu sang ibu.
Tak hanya karena persoalan cinta, Dedy juga diduga frustrasi karena tak mampu membeli sepeda motor yang telah lama ia impikan. Mendapatkan motor itu bak mimpi di siang bolong bagi Dedy yang tak memunyai penghasilan memadai.
“Saya yang kali pertama melihat kakak gantung diri di atas pohon rambutan, dekat rumah. Sebelumnya, saya memang mencari keberadaan dia,” kata Rizal, adik Dedy.
Ia mengatakan, Dedy sejak Senin pagi tak tampak di dalam rumah. Karenanya, sang ibu meminta Rizal ikut mencari sang kakak.
Namun, setelah lama melakukan pencarian tak kunjung bertemu, Rizal kembali ke rumah. Karena penasaran, ia lalu mencoba mencari sang kakak di sekitar rumah.
“Ketika saya kembali mencari, kakak sudah tergantung di atas pohon. Saya langsung berteriak dan memanggil ibu setelahnya,” tuturnya.
Sang ibu yang tergopoh-gopoh datang, kontan ikut menjerit histeris melihat buah hatinya terlebih dulu pergi dari dunia dengan cara tak wajar.
Baca Juga: Kamaludin Meninggal saat Sujud di Depan Gerbang Masjid Raya Bogor
Warga sekitar kemudian berdatangan setelah mendengar jeritan ibu Dedy. Mereka lalu menurunkan korban dan membawanya ke pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) setempat.
Kekinin, jenazah Dedy sudah dikembalikan ke keluarga karena mereka menolak mengizinkan dokter melakukan autopsi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN