Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai membersihkan karangan bunga di sekitaran halaman Balai Kota.
Sebelumnya, ribuan karangan bunga berisi ucapan terima kasih untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat sempat menghiasi kawasan Balai Kota.
Salah seorang pengaman dalam Balai Kota Bambang Irawan mengatakan jika karangan bunga yang dikirim masyarakat sudah mulai dibersihkan sejak Minggu (14/5/2017).
Karangan bunga tersebut kini telah dipindahkan ke sekitar Monas.
"Dari Minggu siang sudah dibersihkan. Perintahnya seperti itu dari pimpinan," ujar Bambang di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (15/5/2017).
Bambang menjelaskan, karangan bunga yang dibawa ke Monas adalah yang sudah lama dikirim ke Balai Kota. Untuk karangan bunga yang sudah rusak dan patah, selanjutnya akan dihancurkan dan dibuang ke TPST Bantargebang.
"Bunga akan diangkut oleh PPSU (petugas penanganan prasarana dan sarana umum) ke Monas. Yang sudah lama-lama (karangan bunga) akan dihancurkan lalu dibuang ke Bantargebang," kata Bambang.
Meski begitu, katanya, Balai Kota DKI masih menerima bunga dari warga. Namun, karangan bunga nantinya tidak akan lama dipajang di sekitar Balai Kota.
"Kalau masih ada yang ngirim karangan bunga tetap kita terima, tapi paling lama dua hari sebelum dibawa ke Monas," ujar dia.
Baca Juga: Ismail Hasani: Setelah Kasus Ahok, Kelompok Radikal Terus Menguat
Pengamatan Suara.com, sekitar pukul 9.30 WIB Balai Kota masih memajang lima karangan bunga. Kemudian, beberapa tanaman kaktus yang dikirimkan oleh warga sudah dipajang di dekat kolam Balai Kota.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!