Suara.com - Empat mobil beriringan memasuki gerbang utama Markas Besar Korps Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (16/5/2017), sekitar pukul 10.40 WIB.
Salah satu mobil yang baru saja masuk, Lexus berwarna hitam nomor polisi B 1726 RFR, membawa pelaksana tugas Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat.
Djarot datang ke Mako Brimob dalam rangka menjenguk gubernur nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang kini ditahan karena kasus penistaan agama.
Kunjungan Djarot kali ini sudah diagendakan sejak kemarin. Terakhir kali Djarot ketemu Ahok ketika masih berada di rumah tahanan Cipinang, Jakarta Timur.
Iring iringan mobil yang membawa rombongan yang akan menjenguk Ahok tersebut langsung memasuki Mako Brimob tanpa diperiksa petugas yang berjaga-jaga di gerbang.
Ahok ditahan di Mako Brimob sejak Rabu (10/5/2017) dini hari atau sehari setelah divonis dua tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Sebelumnya, dia sempat ditahan di rumah tahanan Cipinang.
Setelah divonis bersalah, Ahok menyatakan banding. Saat ini, tim pengacara sedang menyiapkan memori banding untuk diajukan ke pengadilan.
Sebelum pengacara menyerahkan memori banding, mereka sudah mengajukan surat permohonan penangguhan penahanan Ahok ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.
Djarot dan sejumlah tokoh juga mengajukan diri sebagai penjamin penangguhan penahanan.
Baca Juga: Djarot Geram Hingga Ungkap Perasaan Ahok di Penjara
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli