Suara.com - Sudah tujuh hari, gubernur Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendekam di rumah tahanan Markas Besar Korps Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Dia ditahan sejak Rabu (10/5/2017) dini hari atau sehari setelah divonis bersalah dalam perkara penistaan agama.
Pendukung Ahok tentu bertanya-tanya, bagaimana Ahok mengisi hari-harinya setelah tak lagi mengurus permasalahan Jakarta.
Selama di Mako Brimob, ternyata Ahok menghabiskan waktu dengan lebih banyak mendekatkan diri kepada Tuhan. Dia membaca Alkitab.
Selain itu, suami Veronica Tan itu juga mulai menulis.
Soal menjaga kesehatan, Ahok sama seperti sebelum masuk penjara.
Bedanya, kini dia hanya olahraga di sekitar ruangannya yang berukuran 2 × 3 meter persegi. Kalau dulu fitness dengan alat khusus, kini dia menggantinya dengan bergelantungan saja.
"Itu dia (Ahok) juga suka olah raga. Dia bilang gini ke saya, 'Ra, sekarang gue olahraganya gelantungan. Nggak fitness - fitness gue, ya gelantungan aja. Di dalam kamar (rutan), olah raga," kata pengacara Ahok, Sirra Prayuna, mengulang ucapan Ahok, di Mako Brimob.
Sirra mengatakan meski dipenjara, Ahok tetap menjaga penampilan. Ahok selalu tampil rapi.
"Ya, untuk pakaian Pak Ahok sendiri, tadi rapi ya, pakai kemeja lengan panjang berwarna putih, celana panjang hitam pakai sepatu dia (Ahok)," ujar Sirra.
Baca Juga: Membaca Kekuatan JK Melawan Jokowi di Pilpres 2019
Ketika ditanya apakah Ahok tahu pendukungnya di Indonesia maupun di luar negeri melakukan aksi solidaritas, pengacara Teguh Samudera mengatakan Ahok sudah tahu.
"Pak Ahok nggak pernah tahu berita (semenjak di mako), nggak pernah nonton televisi, juga nggak pernah baca koran. Tadi malah kami yang jelaskan ke pak Ahok (dukungan masyarakat sangat besar). Pak Ahok cuma baca Alkitab, olahraga dan nulis saja dia di kamar," ujar Teguh.
Usai divonis dua tahun penjara, Ahok mengajukan banding. Selain itu, dia juga mengajukan permohonan penangguhan penahanan.
Berita Terkait
-
Ahok Buka Suara Soal Kericuhan di Belitung Timur: Harga Beli Timah Harus Sesuai Pasar
-
Pancasakti Run 2026 Diikuti 5.000 Peserta, Ditargetkan Jadi 8.000 pada 2027
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN