Suara.com - Sosok Fatima atau kak Ema selama ini sering disebut-sebut dalam kasus penyebaran konten pornografi lewat situs baladacintarizieq.com. Namanya masuk daftar panggilan polisi untuk dimintai keterangan sebagai saksi.
Pengacara pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera, mengatakan Fatima merupakan istri dari Muchsin Alwi. Muchsin merupakan paman dari Rizieq.
"Kak Ema itu istrinya Pak Muchsin, Pak Muchsin itu pamannya Habib (Rizieq)," ujar Kapitra di kantor AQL Center, Jakarta Selatan, Selasa (16/5/2017).
Fatima sering menjadi tempat curhat Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana Firza Husein. Firza ini juga salah satu saksi dalam kasus tersebut. Hari ini, Firza dimintai keterangan penyidik Polda Metro Jaya.
Pengacara Rizieq, Ismar Syafruddin, menambahkan Ema merupakan bibi dari Rizieq.
"Iya, beliau istrinya Habib Muchsin Alwi, itu omnya beliau (Rizieq)," kata Ismar.
Ismar menegaskan tidak pernah ada permasalahan antara Rizieq dan Ema.
"Yang pasti nggak ada permasalahan, dengan beliau (Rizieq), sebagai keluarga, sebagai istri dengan paman beliau," katanya.
Lebih jauh, Kapitra mengatakan saat ini Muchsin sedang berada di Arab Saudi bersama Rizieq.
"Ini Muchsin terakhir kabarnya per 14 Mei di Arab Saudi," katanya.
Polisi memeriksa perkara tersebut setelah menerima Laporan Polisi Nomor : LP/510/I/2017/PMJ/Dit Reskrimsus tentang dugaan penyebaran percakapan berkonten pornografi yang mengatasnamakan Rizieq dan Firza Husein pada 29 Januari.
Hingga hari ini, polisi belum bisa meminta keterangan Rizieq. Rizieq tiga kali dipanggil polisi, tetapi tidak datang-datang.
Kasus tersebut telah ditingkatkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. Tapi sampai sekarang belum ada tersangka.
Pengacara Rizieq, Kapitra Ampera, mengatakan Rixieq sengaja tak memenuhi pemanggilan Polda Metro Jaya.
Alasannya, kalau Rizieq memenuhi pemanggilan polisi, pengikutnya dikhawatirkan bereaksi dan menimbulkan kegaduhan.
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
-
5 Fakta Panas Bentrok Berdarah di Ceramah Rizieq Shihab yang Sebabkan 15 Orang Terkapar
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM
-
Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital
-
Kementerian HAM Kecam Keras Kasus Daycare Yogya: Masuk Kategori Pelanggaran Berat
-
Isu Reshuffle Menguat, Qodari: Sepenuhnya Hak Presiden Prabowo
-
Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan
-
KemenPPPA Sebut Lonjakan Daycare di Indonesia Tak Diiringi Standar dan Legalitas
-
Diisukan Bakal Digeser dari KSP Saat Reshuffle Kabinet Hari Ini, Qodari Bilang Begini
-
Misteri Motif Penyiraman Air Keras di Cengkareng, Satu Orang Pelaku Kini Diperiksa Intensif
-
Awali Kunjungan di Papua Barat Daya, Mendagri Tito Tinjau Kawasan Pusat Pemerintahan
-
Harga Minyak Makin Amburadul Gara-gara Iran Perketat Blokir Selat Hormuz