Suara.com - Putra Osama bin Laden, Hamza bin Laden, menyerukan pengikut Al Qaeda untuk melakukan serangan serentak terhadap warga Yahudi, Amerika Serikat, dan Rusia.
Seruan tersebut disebar melalui rekaman video Hamza yang berpidato selama 10 menit.
"Kalau kalian bisa mengangkat senjata, itu lebih baik. Tapi kalau tidak, kalian punya banyak pilihan untuk berjuang,” tegas Hamza dalam rekaman video yang didapat SITE Intelligence Group dan dirilis CNN, Selasa (16/5/2017).
Ali Soufan, mantan agen FPI yang fokus pada Al Qaeda, menilai Hamza diyakini kekinian sudah berusia 20 tahun. Ia juga tengah dipersiapkan menjadi pemimpin baru Al Qaeda.
Sebagai putra kandung Osama, Hamza dinilai bisa menjadi magnet untuk mempersatukan faksi-faksi Al Qaeda dan militan lain yang terserak setelah kematian sang ayah.
“Hamza mengeluarkan seruan itu untuk menaikkan pamornya. Dia juga tampak ingin membalas dendam atas kematian ayahnya,” terang Soufan.
Ia mengatakan, melalui rekaman video itu, Hamza tampak meniru pesan-pesan lama Osama hingga pada gaya bahasanya.
”Sejumlah sumber mengatakan Hamza seorang pria kharismatik. Dia memunyai kemampuan retorika yang baik untuk anak seusianya,” tandasnya.
Baca Juga: 9.850 Orang Tandatangani Petisi Hapus Pasal Penodaan Agama
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
Terkini
-
Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM
-
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?
-
Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran
-
Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim
-
Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret
-
Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal
-
Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS