Suara.com - Kapten tim Indonesia di Piala Sudirman 2017, Mohammad Ahsan, mengingatkan rekan-rekannya untuk senantiasa menjaga kekompakan demi bisa membawa pulang hasil maksimal dari kejuaraan beregu campuran dua tahunan tersebut.
Imbauan itu disampaikan Ahsan jelang keberangkatan tim Indonesia ke Gold Coast, Australia, dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (17/5/2017) malam.
"Harapannya kami bisa tiba di Gold Coast dan kembali ke Indonesia dengan selamat. Dan semoga tim ini selalu kompak agar bisa mencapai target dari PBSI," ujar Ahsan dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (17/5/2017).
Piala Sudirman tahun ini untuk pertama kalinya diadakan di luar benua Asia dan Eropa. Laga yang digelar di Carrara Sport and Leisure Centre itu berlangsung dari 21-28 Mei 2017.
Pada Piala Sudirman kali ini, tim Indonesia tak terlalu menaruh target tinggi. Dalam hal ini, PBSI selaku induk olahraga bulutangkis nasional, hanya menargetkan bisa sampai semifinal.
Terkait target tersebut, Ahsan berharap rekan-rekannya bisa melampaui misi yang ditetapkan PBSI.
"Pastinya saya ingin lebih ya dari semifinal, tapi itu masih jauh. Kami fokus satu-satu saja dulu. Lawan India dulu, lalu lawan Denmark dan seterusnya. Kami siap memberi yang terbaik. Doakan kami, Indonesia!" tandas pemain kelahiran Palembang ini.
Indonesia sendiri akan memulai pertandingan di penyisihan Grup 1D pada, Selasa (23/5/2017), melawan India. Keesokan harinya Tim Garuda akan menantang tim kuat Denmark.
Daftar Hasil Piala Sudirman
Baca Juga: Tim Indonesia Bertolak ke Australia, PBSI: Targetnya Semifinal
|
Tahun |
Lokasi |
Final |
|
1989 |
Jakarta, Indonesia |
Indonesia 3-2 Korea Selatan |
|
1991 |
Kopenhagen, Denmark |
Korea Selatan 3-2 Indonesia |
|
1993 |
Birmingham, Inggris |
Korea Selatan 3-2 Indonesia |
|
1995 |
Lausanne, Swiss |
Cina 3-1 Indonesia |
|
1997 |
Glasgow, Skotlandia |
Cina 5-0 Korea Selatan |
|
1999 |
Kopenhagen, Denmark |
Cina 3-1 Denmark |
|
2001 |
Sevilla, Spanyol |
Cina 3-1 Indonesia |
|
2003 |
Eindhoven, Belanda |
Korea Selatan 3-1 Cina |
|
2005 |
Beijing, Cina |
Cina 3-0 Indonesia |
|
2007 |
Glasgow, Skotlandia |
Cina 3-0 Indonesia |
|
2009 |
Guangzhou, Cina |
Cina 3-0 Korea Selatan |
|
2011 |
Qingdao, Cina |
Cina 3-0 Denmark |
|
2013 |
Kuala Lumpur, Malaysia |
Cina 3-0 Korea Selatan |
|
2015 |
Dongguan, CIna |
Cina 3-0 Jepang |
|
2017 |
Gold Coast, Australia |
? |
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan