Suara.com - Seorang warga negara Jepang bernama Katsuhide Naito, ditangkap aparat kepolisian Indonesia, karena mencoba menyelundupkan ratusan reptil ke luar negeri.
Naito, seperti dilansir AFP, Jumat (19/5/2017), menyelundupkan ratusan reptil seperti ular, kadal, dan kura-kura. Ia diyakini sebagai "pemain besar" dalam penyelundupan binatang berskala internasional.
Ia ditangkap ketika mencoba meninggalkan Indonesia di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, menuju Tokyo, Jepang.
"Dalam tasnya, terdapat 250 binatang reptil," kata Juru Bicara Wildlife Conservation Society, Tisna Nando, yang terlibat dalam investigasi dan penangkapan Naito.
Tisna menuturkan, Naito merupakan "orang lama" dalam penyelundupan binatang-binatang liar di seluruh dunia.
Setidaknya, kata dia, Naito dan jaringannya sudah beroperasi selama 12 tahun terakhir. Penangkapan Naito di Bandara Soeta juga bukan kali pertama.
"Dia sudah pernah ditahan di Australia tahun 2005, karena kasus yang sama," ungkapnya.
Ruchyana, pejabat Bandara Soekarno-Hatta, mengatakan Naito ditangkap Senin (15/5) tengah malam.
Sebelum ditangkap di Bandara Soeta, Naito diketahui berada di Medan, Sumatera Utara. Naito diancam hukuman penjara tiga tahun, jika terbukti dalam pengadilan melakukan penyelundupan binatang liar dari Indonesia.
Berita Terkait
-
BKPM Fasilitasi Investor Jepang Untuk Izin Pusat Logistik Berikat
-
Demi Pria Jelata, Cucu Kaisar Jepang Rela Lepas Mahkota Putri
-
Puteri Jepang Ini Rela Lepas Tahta Demi Nikahi Lelaki Biasa
-
Genjot Investasi ESDM Dari Jepang, Jonan Temui Pengusaha di Tokyo
-
Korut Luncurkan Peluru Kendali, Langsung Diprotes Jepang
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas