Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab, Juru Bicara FPI Munarman, serta Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir, memenuhi panggilan pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menjawab pertanyaan mengenai kenapa tidak langsung menjemput paksa pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi agar dapat segera diperiksa sebagai saksi kasus chat sex dan foto porno yang diunggah di situs baladacintarizieq.com.
"Tentunya gini perkara peraturan antara negara satu dan yang lain kan berbeda. Nggak mungkin polisi ujug-ujug langsung datang ke sana nangkap dia (Rizieq). Kami harus hargai, pahami itu. Jangan (dikira) kami punya asumsi lalu kami main tangkap sendiri. Ya nggak bisa," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jumat (19/5/2017).
"Tentunya gini perkara peraturan antara negara satu dan yang lain kan berbeda. Nggak mungkin polisi ujug-ujug langsung datang ke sana nangkap dia (Rizieq). Kami harus hargai, pahami itu. Jangan (dikira) kami punya asumsi lalu kami main tangkap sendiri. Ya nggak bisa," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jumat (19/5/2017).
Argo menambahkan Polda Metro Jaya sedang mempertimbangkan untuk bekerjasama dengan National Central Bureau atau Interpol Indonesia untuk menjemput paksa Rizieq.
"Tunggu saja," kata Argo.
Sebelum semua langkah penjemputan paksa dilakukan, Argo berharap Rizieq untuk kooperatif pulang ke Jakarta dan bersedia diperiksa.
"Tentunya kami harapkan (Rizieq) pulang ke Indonesia," katanya..
Pada saat yang bersamaan, penyidik tengah bekerja melengkapi berkas perkara Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana Firza Husein. Firza telah ditetapkan menjadi tersangka kasus chat sex dan foto mesum. Sebelum ini, dia juga sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus perencanaan makar.
"Kami sedang pemberkasan untuk kasus tersangka FH. Nanti kami segera kirim ke kejaksaan," kata dia.
Firza melalui pengacara menegaskan berkali-kali bahwa tidak pernah telibat dalam kasus chat sex dan foto porno. Mereka sekarang ini sedang mempertimbangkan untuk mengajuka praperadilan atas penetapan status tersangka.
Pengacara Rizieq mencurigai kasus ini penuh politisasi dan dipaksakan agar Rizieq terjerat.
Komentar
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat