Pengacara Basuki Tjahaja Purnama, I Wayan Sudirta [suara.com/Nikolaus Tolen]
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) didampingi 33 pengacara yang tergabung dalam Tim Advokasi Bhinneka Tunggal Ika selama mengikuti proses hukum kasus penistaan agama.
Salah satu anggotanya tak lain adik kandung Ahok, Fify Letty Indra. Usai mendampingi istri Ahok, Veronica Tan, menjelaskan alasan Ahok mencabut memori banding, Fify mengungkapkan agar komunikasi publik berlangsung baik, kini hanya lima pengacara yang dijadikan juru bicara.
Salah satu anggotanya tak lain adik kandung Ahok, Fify Letty Indra. Usai mendampingi istri Ahok, Veronica Tan, menjelaskan alasan Ahok mencabut memori banding, Fify mengungkapkan agar komunikasi publik berlangsung baik, kini hanya lima pengacara yang dijadikan juru bicara.
Mereka yang ditunjuk langsung Ahok untuk menjadi juru bicara yaitu I Wayan Sudirta, Teguh Samudera, Rolas B. Sitinjak, dan Josefina Agatha Syukur.
"Kami memutuskan ada pengacara tertentu yang bisa komunikasi dengan baik, kebetulan bapak juga telah menunjuk pengacara yang di depan ini untuk menjadi juru bicaranya," ujar Fifi di restoran Gado-Gado Boplo, Jalan Gereja Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/5/2017).
Sedangkan Humphrey R. Djemat, Trimoelja D. Soerjadi, dan Sirra Prayuna sekarang tidak lagi mendapat mandat untuk bicara atas nama Ahok.
"Kalau ada komentar atas nama BTP di luar pengacara itu lebih baik diabaikan saja. Karena narasumber yang sesungguhnya ada di depan ini," kata Fifi.
Wayan mengatakan tim pengacara Ahok belum berubah.
"Di tim ini ada juru bicara. Tim ini masih utuh, tapi juru bicarnaya dipertegas. Tapi ada beberapa yang nggak bisa disampaikan tentang tim," kata Wayan.
Komentar
Berita Terkait
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
-
Roasting Ayah Sendiri, Nicholas Sean Anak Ahok Viral Jualan 'Broken Home Cookies'
-
Ahok Puji Keberanian Pandji Pragiwaksono di Mens Rea: Gila, Nekat Banget
-
Air Laut Nyaris Sejajar Tanggul Pantai Mutiara, Bisa Bikin Monas Kebanjiran?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
KPK Ungkap Ambil Informasi dari Medsos soal Ridwan Kamil, Singgung Isu Aura Kasih?
-
Titik Balik Diplomasi RI: Pengamat Desak Prabowo Buktikan Kedaulatan Lawan 'Gertakan' Donald Trump
-
KPK Bongkar Peran Tim 8, Timses Bupati Pati Sudewo dalam Dugaan Pemerasan Caperdes
-
Kemensos Perkuat Sejumlah Program Mitigasi dan Penanganan Bencana pada Tahun Anggaran 2026
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada