Suara.com - Ketika ditemui wartawan di salah satu ruang perawatan Rumah Sakit Kramatjati, Jakarta Timur, pada Jumat (26/5/2017), Jihan Thalib, sedang berbaring. Dia mengenakan pakaian pasien.
Jihan merupakan satu dari sebelas korban selamat dari dua kali ledakan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017), malam.
Selain menceritakan kesaksian saat bom meledak, mahasiswi tersebut juga menjelaskan komunikasinya dengan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menjenguk pada Kamis (25/5/2017), malam.
"Semalam Pak Jokowi datang nanya yang biasa saja, kayak kronologis. Dia datang pas saya mau tidur, kita semua di sini suruh siap-siap," kata Jihan di RS Polri Kramatjati.
Selain Jokowi dan Jusuf Kalla, beberapa pemimpin lembaga negara juga datang untuk menjenguk para korban bom bunuh diri. Salah satunya pimpinan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban juga datang.
Mahasiswi berusia 19 tahun itu mengatakan LPSK menyatakan siap untuk membantu biaya pengobatan korban dari warga sipil.
"Kemarin LPSK juga datang. Katanya ada trauma healing dan ada lembaga jug yang tangani. Kalau luka hanya luka sobek di bagian punggung belakang," kata Jihan.
Sambil berbaring, dia juga menceritakan pengalaman pada malam itu.
Ketika itu, dia baru dari kampus. Dia mau pulang ke rumah dengan menumpang angkutan umum. Dia bersama Susi, teman kuliah.
"Saya kena di dekat toilet Terminal Kampung Melayu pas mau ke angkot 18 jurusan Melayu-Pondok Gede, pas mau Jalan ke arah angkot, banyak polisi duduk, saya lewat situ nggak lama ledakan pertama terjadi," kata Jihan.
Jihan pun ambruk. Dia masih ingat ketika itu suasananya begitu panik.
"Sehabis itu jatuh, pas ledakan kerudungan ilang, saya lari dan ada orang yang nyuruh saya lari," kata Jihan.
Jihan masih ingat ketika itu pandangannya sempat gelap dan telinga sakit.
"Kaget, posisi mata gelap. Telinga pengang. Saya jatuh disuruh lari. Lemes nggak ngira, badan ngerasa panas karena ada yang nancap sesuatu," kata dia.
Situasi ketika itu benar-benar menegangkan.
Tapi Jihan bersyukur bisa lepas dari maut. Ledakan bom bunuh diri tersebut menewaskan lima orang, termasuk dua terduga pelaku.
Jihan mengaku tidak trauma setelah pengalaman mengerikan malam itu.
Tag
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi
-
Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat
-
Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda
-
Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik