Suara.com - Musisi Ahmad Dhani menuliskan doa di awal bulan suci Ramadan tahun ini. Dia menyampaikan harapan-harapan dalam kehidupan dan kematian kelak.
"Ya Allah , Tambahkan lah NIKMAT SURGA dlm hidup ku ini , dan jadikanlah KEMATIAN ku nanti sbg SURGA berikutnya. ADP," tulis mantan calon wakil bupati bekasi lewat akun Twitter @AHMADDHANIPRAST.
Followers Ahmad Dhani menanggapi cuitan tersebut dengan beragam perspektif. Ada yang mengapresiasi, ada pula yang mengkritisi.
"Semoga dilapangkan kuburnya..." tulis netizen.
Netizen yang lain menambahkan dengan kalimat pendek: "Semoga disegerakan..."
Warganet mempertanyakan kenapa kematian harus ditakuti, padahal sudah pasti datang.
"Masalah mati itu pasti, kenapa takut mati?" tulis netizen.
Menanggapi cuitan Ahmad Dhani, sebagian netizen mengait-ngaitkan kasus Ahmad Dhani. Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah menerima berkas Ahmad Dhani terkait kasus dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo dalam aksi Bela Islam Jilid II pada 4 November 2016 dari penyidik Polda Metro Jaya.
"Hahahhah kena niye kasus penistaan president sudah masuk jaksa," tulis netizen.
Baca Juga: Netizen Cantik di Belakang Tito, Tangkap Dalang Bom Bunuh Diri
Sebagian netizen mengkritisi Ahmad Dhani yang menuliskan doa di Twitter.
"Berdo'alah dlm hati tak perlu di publikasikan!" tulis netizen.
"Kalo mau berdoa ia g usah pake ngetweet lah,mending berdoa setelah sholat j..." netizen lain menambahkan.
Tapi, tidak semua netizen berprasangka buruk, sebagian netizen tetap prasangka yang baik tentang cuitan Ahmad Dhani di awal bulan puasa.
"Betul ! Namun kalau kita khusnudzon, maksud @AHMADDHANIPRAST mengajak kita doa bersama .." tulis netizen.
Sebagian netizen tetap positif memandang dikap Ahmad Dhani. Ahmad Dhani didoakan selalu menjadi pribadi yang lebih baik.
Tag
Berita Terkait
-
Ahmad Dhani Terang-terangan Rendahkan Indonesian Idol: Kalau Enggak Ada Judika, Basi Lah!
-
Shafeea Di-bully Akibat Postingan Terkait Maia, Ahmad Dhani: Mereka Dungu dan Pelacur Konten
-
Ramai Dibahas gegara Ahmad Dhani, Apakah Jumat Kliwon Weton yang Bagus?
-
Syifa Hadju Diributkan Pakai Baju Terbuka, Ahmad Dhani: Dosa Ditanggung Desainer
-
Jadi Kakek Nenek, Beda Panggilan Maia Estianty dan Ahmad Dhani Sambut Cucu Pertama
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen
-
Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU
-
Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'
-
'Ini Tidak Bisa Dilepas!', Nadiem Makarim Muncul Pakai Gelang Detektor di Sidang Korupsi Chromebook
-
KPK Duga Dua Ajudan Bantu Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terima Gratifikasi
-
Momen Prabowo Tatap dan Tunjuk Menkeu Purbaya di Depan Gunungan Uang Rp10 Triliun
-
Viral Isu Prostitusi Anak di Blok M Libatkan WNA Jepang, Polda Metro Jaya Turun Tangan
-
Jokowi Disebut Sudah Pulih 99 Persen, Siap Keliling Indonesia Juni 2026 Sapa Rakyat
-
DIY Catat Ribuan Kasus ODGJ Berat pada 2025, Mayoritas Usia Produktif
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Disidang Etik Gerindra Jumat Ini