Suara.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly menjenguk Brigadir Polisi Dua Yogi Aryo, korban luka akibat ledakan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, yang masih dirawat di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (28/5/2017), sekitar pukul 15.50 WIB.
Yasonna hanya sekitar tujuh menit berada di ruang perawatan Yogi Aryo. Usai menjenguk, Yasonna menceritakan keadaan Yogi, korban paling parah.
"Di tubuhnya banyak sekali luka, karena terkena serpihan bom, kan. Yang paling parah itu mata kirinya. Di kaki kirinya juga luka banyak sekali. Tapi sekarang sudah mulai membaik, tadi sudah bisa diajak bicara," kata Yasonna.
Ketika bertemu keluarga Yogi Aryo, mereka berharap pemerintah membawa Yogi Aryo ke rumah sakit di Singapura untuk mendapatkan perawatan bagian mata. Keluarga sangat khawatir, Yogi Aryo mengalami kebutaan.
"Dari pihak keluarga minta pengobatan ke Singapura. Orangtua Yogi ini merupakan staf kami di Kemenkumham di Depok, sedangkan ibunya ini staf BPSDM. Kami sedang mengupayakan agar Yogi ini mendapatkan pengobatan yang terbaik. Sedang kami komunikasikan," katanya.
Yasonna minta keluarga Yogi tetap semangat. Pemerintah, kata Yasonna, tentu membantu pengobatan Yogi dan korban-korban lain yang kini dirawat di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.
Dua ledakan bom bunuh diri yang terjadi pada Rabu (24/5/2017) malam menewaskan tiga anggota Polri dan dua pelaku. Sebelas orang yang terdiri dari enam anggota Polri dan lima warga sipil luka-luka.
Saat ini, Densus 88 Anti Teror tengah melacak jaringan pelaku bom bunuh diri.
Tag
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Baru Dibuka, 22.494 Tiket Kereta H-1 Lebaran dari Jakarta Ludes Terjual
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan