Suara.com - Ketua DPP Bidang Advokasi Partai Gerindra Habiburokhman mempertanyakan keputusan Polda Metro Jaya, yang menetapkan pentolan FPI Muhammad Rizieq Shihab sebagai tersangka kasus pornografi, Senin (29/5/2017).
"Patut dipertanyakan, kenapa dia ditetapkan sebagai tersangka. Kami sangat tidak percaya dia melakukan yang dituduhkan," ujar Habiburokhman kepada Suara.com, Senin sore.
Tak hanya itu, pengacara yang tergabung dalam Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) ini juga mengakui kebingungan terhadap pasal-pasal yang disangkakan kepada Rizieq.
"Kalau pakai UU Anti Pornografi apakah tepat? Karena dia bukan orang yang membuat atau memproduksi pornografi. Kalau UU ITE juga tidak bisa, karena menurut kami dia bukan penyebar," terangnya.
Dalam kasus ini polisi sudah menetapkan Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana Firza Husein menjadi tersangka pada Selasa (16/5/2017).
Dia dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 Juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 Juncto Pasal 34 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, dengan ancaman hukuman pidana maksimal 5 tahun penjara.
Semetara Habib Rizieq baru saja ditetapkan sebagai tersangka dugaan obrolan mesum via WhatsApp yang berkonten pornografi, oleh Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.
Rizieq hingga kekinian masih berada di luar negeri. Rizieq tercatat sudah kali ketiga mangkir dari pemeriksaan polisi.
Baca Juga: Tangkap Terduga Teroris, Densus 88 Geledah Kios Penatu
Berita Terkait
-
Habiburokhman Dkk Siap Dampingi Rizieq yang Kini Jadi Tersangka
-
Rizieq Jadi Tersangka, FPI: Habib Pasti akan Lawan Sekuat Tenaga
-
Habib Rizieq Jadi Tersangka Kasus Pornografi, Ini 2 Alat Buktinya
-
Tokoh FPI Ditanya Rizieq Jadi Tersangka: Itu Jauh, Mana Mungkin
-
Setelah Firza Husein, Kini Rizieq Jadi Tersangka Kasus Chat Sex
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
Terkini
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan ASIsrael ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Hikmahanto: Indonesia Harus Kutuk Serangan ASIsrael ke Iran dan Dorong Sidang Darurat PBB
-
Siapa Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Jadi Target Militer AS dan Israel
-
Ancaman Iran ke AS-Israel Usai Serangan: Siapkan 'Pelajaran Bersejarah'!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Ada Kendaraan Tempur AS 'Ngetem', Negara-Negara Timur Tengah Ikut Kecipratan Rudal Iran
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
Fakta Tersembunyi Iran Dikeroyok AS dan Israel: Benarkah Cuma karena Isu Kepemilikan Nuklir?
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas