Suara.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengunjungi PMA (15), remaja korban persekusi di Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Bambu Apus, Jakarta, Selasa (6/6/2017).
Mensos melihat kondisi anak tersebut di rumah aman Kemensos itu pada pukul 10.00 WIB. PMA sebelumnya berada di rumah aman (safe house) Polda Metro Jaya dan dikirimkan ke RSPA Bambu Apus.
Sebelumnya, Mensos Khofifah mengatakan rumah aman Kemensos didukung oleh banyak tim layanan psikososial dan dipastikan tim asessment. Tim yang akan melakukan psikososial terapi juga sudah siap.
Tim layanan dukungan psikososial guna memberikan 'trauma healing' dan trauma konseling, terutama bagi PMA yang mengalami kekerasan fisik dan verbal secara langsung. Biasanya terapi psikososial diberikan selama sebulan atau lebih tergantung tingkat trauma.
Ia mengharapkan kasus persekusi atau pemburuan sewenang-wenang terhadap seseorang atau sejumlah warga kemudian disakiti, dipersusah, atau ditumpas tidak terulang lagi.
Sebelumnya, beredar video viral aksi kekerasan sejumlah pria yang diduga anggota Front Pembela Islam (FPI), terhadap PMA (15). Dalam video berdurasi 11.22 menit tersebut, memperlihatkan remaja tersebut diinterogasi dan sempat dipukul sekelompok orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi