Suara.com - Seorang pengemis lanjut usia yang membawa uang Rp3,4 juta ditangkap Suku Dinas Sosial Jakarta Timur saat mengemis di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tegalan, Matraman, Jakarta Timur.
Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur Benny Martha mengatakan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, petugas pelayanan, pengawasan dan pengendalian sosial (P3S) yang menjangkau pengemis tersebut saat sedang melakukan penyisiran.
"Kami lihat pengemis itu membawa uang total sekitar Rp3,4 juta dengan uang logam yang belum dihitung. Rencananya uang itu akan dia berikan ke anak-cucunya di Padang, Sumatera Barat," tutur Benny.
Ketika dibawa petugas, kata dia, aroma tubuh pengemis itu sangat menyengat, diperkirakan dia tidak mandi dalam waktu lama karena menggelandang di jalanan.
Pengemis itu mengaku sudah setahun mengemis di Jakarta, dan kerap berpindah tempat untuk mengelabui petugas agar tidak terkena penjangkauan.
Setelah dilakukan pemeriksaan, pengemis yang bernama Jasir (75) itu agak kesulitan diajak berkomunikasi dan cara bicaranya masih banyak menggunakan bahasa daerah sehingga petugas kesulitan untuk menggali lebih dalam tentang dia. Penglihatan dan pendengaran pengemis itu juga sudah berkurang karena usia.
"Sekarang sudah kami bawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 Cipayung Jakarta Timur. Di sana ia akan mendapatkan pelayanan sosial agar hidupnya lebih baik," ujar Benny.
Pihaknya juga mengingatkan warga Ibu Kota untuk tidak memberikan uang kepada pengemis dan gelandangan, melainkan menyalurkan bantuan melalui lembaga amal yang resmi. (Antara)
Berita Terkait
-
Djarot Perintahkan Jaga Tempat Mangkal Pengemis dan Gelandangan
-
Cucu yang Paksa Neneknya Mengemis di Semarang Akhirnya Ditangkap
-
Imlek Kali Ini, Pendapatan Pengemis di Vihara Dharma Bakti Minim
-
Pengemis Asal Padang Ditangkap di Jakarta Bawa Duit Rp90 Juta
-
Beri Uang ke Pengemis, Perdana Menteri Australia Dicap Kikir
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi