Suara.com - Puerto Rico terancam terhapus dari daftar negara yang ada di muka Bumi, setelah pemerintahnya menyatakan diri bangkrut.
Kekinian, rakyat negara persemakmuran itu diminta menentukan pilihan dalam referendum: tetap menjadi negara persemakmuran, merdeka sepenuhnya, atau menjadi negara bagian ke-51 Amerika Serikat.
Gubernur Puerto Rico, Ricardo Rossello, mengatakan referendum tersebut bakal digelar pada Minggu (11/6/2017).
Ricardo sendiri cenderung menginginkan Puerto Rico menjadi negara bagian AS. Sebab, sejak masa kampanyenya dulu, ia menjanjikan bakal menggelar referendum untuk menentukan pilihan tersebut.
“Saya yakin, kekuatan keuangan AS yang besar, bisa membantu kami keluar dari kesulitan pelik,” tutur Ricardo seperti dilansir USA Today, Jumat (9/6/2017).
Negara tersebut kekinian tenggelam dalam timbunan utang yang mencapai USD74 miliar. Sementara pemerintah juga belum membayarkan gaji kepada para pensiunan senilai USD49 miliar.
Kondisi keuangan seperti itulah yang memaksa Kongres Puerto Rico mendeklarasikan kebangkrutan negara dan mengajukan perlindungan kebangkrutan terhadap AS.
Jika mayoritas rakyat memilih bergabung dengan AS, Ricardo berjanji secepatnya memilih dua senator dan lima perwakilan untuk dikirim ke Washington DC, pusat pemerintahan AS.
Baca Juga: Berbuka dengan yang Manis di PAUL Bakery & Patisserie
“Kami akan segera mengirimkan perwakilan ke parlemen AS untuk memperjuangkan pergantian bentuk pemerintahan dan mengintegrasikan Puerto Rico ke AS,” janjinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
Terkini
-
Usut Kasus Korupsi Rumah Jabatan, KPK Periksa Sekjen DPR Indra Iskandar Hari Ini
-
70 Anak Indonesia Terpapar Komunitas Kekerasan TCC, Komisi X DPR: Tentu Ini Jadi Persoalan Serius
-
Sanksi Menanti! Mahasiswa UNISA Yogyakarta Pelaku Kekerasan Akhirnya Mengaku
-
Jokowi Solid Dukung Prabowo 2 Periode, Gibran Dinilai Lebih Matang untuk Maju Pilpres 2034
-
Pria 55 Tahun di Pasar Minggu Diduga Lecehkan Anak, Polisi Evakuasi dari Amukan Warga
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
-
Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Kekerasan Fisik pada YBR di Ngada, Dugaan Kekerasan Psikis Didalami
-
Dikendalikan Napi Cipinang, Bareskrim Tangkap Aloy Terkait Peredaran Vape Etomidate
-
Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!