- Perang antara AS dan Israel melawan Iran telah mencapai minggu keempat, menyebabkan lebih dari 1.400 kematian di Iran.
- Iran membalas serangan dengan meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone ke Israel serta pangkalan militer AS.
- Terdapat perbedaan signifikan pada data, tapi setidaknya ada 3.700 lebih korban luka di kubu Israel.
Suara.com - Perang yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran kini memasuki pekan keempat. Data korban dari Iran cukup jelas: lebih dari 1.400 orang tewas, termasuk lebih dari 200 anak.
Namun, angka korban dari pihak Israel justru jarang muncul di media Barat dan kerap menimbulkan perbedaan klaim.
Korban di Iran dan Gelombang Serangan Balasan
Menurut laporan Al Jazeera, hingga 20 Maret tercatat 1.444 orang tewas di Iran. Serangan udara memicu ledakan di Teheran dan sekitarnya, bahkan saat warga merayakan Nowruz, tahun baru Persia.
Iran sendiri mengumumkan gelombang serangan ke-70, meluncurkan rudal dan drone ke Israel serta pangkalan AS di Teluk. Serangan ini juga menyasar infrastruktur energi di negara-negara Teluk sebagai balasan atas serangan Israel ke ladang gas South Pars.
Angka Korban Israel: Data yang Berbeda
Di sisi Israel, data korban tidak konsisten. Laporan terbaru media barat yang dirangkum Al Jazeera menyebutkan 18 orang tewas dan 3.730 lainnya terluka.
Namun, Middle East Monitor menyebut angka jauh lebih tinggi: pada 4 Maret saja korban mencapai 680 orang.
Iran melalui Tasnim News Agency juga mengklaim bahwa pasukan Garda Revolusi telah menimbulkan lebih dari 680 korban jiwa dan luka di Israel hanya dalam empat hari pertama perang.
Baca Juga: Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
Pernyataan itu muncul setelah operasi besar yang mereka sebut “Al-Wa’d al-Sadiq 4” (Janji Sejati 4 atau sering disebut dengan True Promise 4).
Dalam operasi tersebut, rudal dan drone Iran dikatakan berhasil mengenai sasaran strategis di wilayah tengah dan utara Israel, termasuk markas besar militer di Hakirya, infrastruktur di Bnei Barak, serta pusat militer di Galilea Barat.
Berita Terkait
-
Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
-
Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser