Suara.com - Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul mengatakan penyidik masih fokus melengkapi berkas kasus tersangka pornografi Habib Rizieq Shihab. Hal ini disampaikan Martinus mengenai apakah ada permohonan pencabutan paspor ke Imigrasi.
"Ada beberapa langkah yang akan dilakukan, itu (pencabutan paspor) belum bisa disampaikan. Kita fokus ke pemberkasan gitu. Kalau soal permohonan ke imigrasi atau langkah-langkah lainnya yang ingin dilakukan oleh pihak kepolisian, itu (pencabutan paspor) belum bisa kita sampaikan," ujar Martinus di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (14/6/2017).
Martinus mengatakan polisi masih secara bertahap memeriksa saksi-saksi, juga para ahli.
"Tapi kita fokus dulu pemberkasan ini, supaya pemberkasan ini bisa tuntas bisa diterima Jaksa dan kemudian bisa bergulir ke proses peradilan," kata dia.
Martinus mengatakan semua langkah yang diambil penyidik dipertimbangkan dengan memasukkan konsekuensi apa yang bakal muncul.
"Karena ada dua hal yang berbeda kan, harus ada pemilihan langkah-langkah lainnya itu, tentu dihitung apakah ini memiliki konsekuensi-konsekuensi, harus juga dilihat berdasarkan hukum," tutur Martinus.
"Jadi pertimbangan-pertimbangan​nya itu sedang dilakukan untuk bisa mengetahui konsekuensi hukum apa yang bisa timbul dari langkah-langkah yang dilakukan. Sementara yang kita fokus adalah kita melengkapi berkas perkara," Martinus menambahkan.
Dalam kasus ini, polisi juga sudah menetapkan Firza Husein menjadi tersangka. Berka Firza sudah lebih dulu dikirim ke kejaksaan, tetapi belum lama ini dikembalikan karena belum lengkap.
Berita Terkait
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
-
5 Fakta Panas Bentrok Berdarah di Ceramah Rizieq Shihab yang Sebabkan 15 Orang Terkapar
-
Siapa Dalang Penyerangan di Ceramah Habib Rizieq? 5 Orang Terluka Sajam, Ini Tuntutan HRS
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Spanyol Tarik Permanen Dubes dari Israel, Ketegangan Diplomatik Makin Memanas
-
Garda Revolusi Iran: Hai Musuh-musuh Kami, Menyerah atau Hancur Lebur!
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!
-
Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
-
Memahami Status Siaga 1 TNI: Ancaman Global, Kritik Pengamat, dan Apa Dampaknya bagi Publik?
-
Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah Diminta Gus Ipul Segera Dipercepat
-
Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat
-
Anies Ingatkan Indonesia Tak Boleh Bungkam di Tengah Ketidakadilan Global: Ada Kontrak dengan Dunia
-
Dipanggil KPK Saat Praperadilan, Kubu Yaqut Cium Indikasi Intervensi: Ini Sangat Aneh
-
Menhaj Tegaskan Persiapan Haji 2026 Tetap On Schedule di Tengah Situasi Timur Tengah