Habib Rizieq Shihab dan pimpinan PKS [dok. pengacara Rizieq]
Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Pawiro membeberkan sebagian isi pembicaraan antara Habib Rizieq Shihab dan pendiri Partai Amanat Nasional Amien Rais ketika bertemu di sebuah hotel di Arab Saudi, baru-baru ini.
"Kalau dengan Pak Amien sih, ya Pak Amien bilang 'saya juga sedang ada masalah ini.' Habib (Rizieq) juga bilang 'saya sedang punya masalah ini," kata Sugito kepada Suara.com, Jumat (16/6/2017)
Rizieq dan Amien saat ini sama-sama sedang ditimpa permasalahan. Rizieq dijerat sejumlah kasus, di antaranya kasus dugaan penghinaan terhadap lambang negara dan pornografi. Dalam dua kasus tersebut, statusnya menjadi tersangka.
Amien Rais juga sedang dirundung tuduhan menerima uang hasil korupsi proyek alat kesehatan yang telah menjerat mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari. Amien sudah menegaskan dalam konferensi pers bahwa uang Rp600 juta yang diterimanya bukan dari hasil korupsi, melainkan dari pengusaha yang juga mantan ketua PAN Soetrisno Bachir.
Dalam pertemuan itu, kata Sugito, mereka juga menyinggung KPK dengan menyoroti proses penanganan kasus hukum oleh lembaga tersebut.
"Tapi begini, mengkritisi masalah sikap kepolisian, sikap KPK intinya janganlah tebang pilih hukum juga harus prosedural, tapi juga harus profesional. Itu aja ngobrol santai," kata dia
Namun, ada isi pembicaraan antara kedua tokoh yang dirahasiakan Sugito.
"Tapi ada hal lain yang sifatnya off the record, saya terus terang tidak bisa mengungkapkan karena itu terkait dengan sikap politik dari masing-masing yang bersangkutan menghadapi peristiwa ini," kata dia.
"Kalau dengan Pak Amien sih, ya Pak Amien bilang 'saya juga sedang ada masalah ini.' Habib (Rizieq) juga bilang 'saya sedang punya masalah ini," kata Sugito kepada Suara.com, Jumat (16/6/2017)
Rizieq dan Amien saat ini sama-sama sedang ditimpa permasalahan. Rizieq dijerat sejumlah kasus, di antaranya kasus dugaan penghinaan terhadap lambang negara dan pornografi. Dalam dua kasus tersebut, statusnya menjadi tersangka.
Amien Rais juga sedang dirundung tuduhan menerima uang hasil korupsi proyek alat kesehatan yang telah menjerat mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari. Amien sudah menegaskan dalam konferensi pers bahwa uang Rp600 juta yang diterimanya bukan dari hasil korupsi, melainkan dari pengusaha yang juga mantan ketua PAN Soetrisno Bachir.
Dalam pertemuan itu, kata Sugito, mereka juga menyinggung KPK dengan menyoroti proses penanganan kasus hukum oleh lembaga tersebut.
"Tapi begini, mengkritisi masalah sikap kepolisian, sikap KPK intinya janganlah tebang pilih hukum juga harus prosedural, tapi juga harus profesional. Itu aja ngobrol santai," kata dia
Namun, ada isi pembicaraan antara kedua tokoh yang dirahasiakan Sugito.
"Tapi ada hal lain yang sifatnya off the record, saya terus terang tidak bisa mengungkapkan karena itu terkait dengan sikap politik dari masing-masing yang bersangkutan menghadapi peristiwa ini," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Mengapa Tuduhan Amien Rais soal Teddy Mudah Dipercaya Publik?
-
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
-
Amien Rais: Rakyat Sudah Tidak Menyerang Gibran, Sekarang Dialihkan Semuanya ke Pak Prabowo
-
Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe
-
Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tegaskan Program Tetap Lanjut, Pemerintah Buka Suara soal Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes
-
Tak Hanya Yuvita! Korban Lain Taufik Hidayat Mulai Bicara di Medsos, Polda Jabar Buru Jejak Sadisnya
-
Stella Christie Dorong Mahasiswa dan Dosen RI Manfaatkan Beasiswa ke China
-
Kasus YTR di Bandung Ungkap Bahaya Kekerasan dalam Pacaran yang Kerap Tak Disadari
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso
-
Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender
-
Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis
-
Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA
-
Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif