Suara.com - Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra mendukung ketua umum Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur La Nyalla M Mattalitti maju sebagai salah seorang kandidat di Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur.
"Sosok La Nyalla sendiri bagi Gerindra bukan orang lain. Apalagi jasa beliau ini terhadap Pak Prabowo saat Pemilu presiden lalu sangat luar biasa," ujar Wakil Ketua umum DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono usai buka bersama di Kantor Kadin Jatim di Surabaya, Senin (19/6/2017).
Menurut dia, Partai Gerindra sangat menghormati semangat dari La Nyalla M Mattalitti yang berencana maju di Pilkada Jatim pada 27 Juni 2018 tersebut.
"Hal ini adalah sesuatu yang penting, ada orang yang punya keberanian untuk mengabdi kepada masyarakat supaya tidak terpaku pada sosok itu-itu saja," ucapnya.
La Nyalla, kata dia, dikenal cukup dekat dengan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, yaitu sejak Pilpres 2009 ikut membantu pemenangan pasangan Megawati-Prabowo (Mega-Pro), kemudian Pilpres 2014 ikut andil mendulang suara untuk pasangan Prabowo-Hatta.
"Oleh karena itu, saya datang kesini gantian untuk memberi dukungan moril kepada Pak La Nyalla. Amanat Pak Prabowo juga bahwa jangan lupa terhadap jasa dan kebaikan orang yang telah membantu. Jadi saya ke sini sengaja hadir menguatkan dukungan Gerindra untuk Pak La Nyalla," katanya.
Selain itu, DPP Partai Gerindra mengaku sudah mempelajari 10 tahun kepemimpinan Soekarwo-Saifullah Yusuf sudah cukup berhasil memimpin Jatim, seperti masalah listrik, fasilitas pendidikan dan kesehatan.
Kendati demikian, kata dia, dari hasil survei menyebutkan bahwa Jatim sekarang dan ke depan memiliki masalah serius, seperti pengendalian harga kebutuhan pokok karena ternyata inflasi tinggi, bahkan tidak terkendali.
Berikutnya, lanjut dia, rakyat Jatim butuh ketersediaan lapangan pekerjaan untuk mengurangi pengangguran.
"Dua masalah besar di Jawa Timur ini, menurut saya perlu sosok pak La Nyalla yang punya pengetahuan tentang ekonomi dari hulu hingga hilir," katanya.
Sementara itu, Gerindra sendiri dalam dinamika politik Jatim juga akan tetap membangun pembicaraan dengan partai-partai lain karena hanya memiliki 13 kursi atau kurang tujuh kursi agar mampu mengusung pasangan calon sendiri.
"Beberapa partai sudah menjalin komunikasi adalah PKS, PAN bahkan Perindo siap ikut bergabung meski belum punya suara," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan
-
Mengapa Parpol Melawan Usul KPK Soal Pembatasan Masa Jabatan Ketua Umum?
-
Isu Merger Gerindra-NasDem, Dasco Buka Suara: Kami Bingung, Tak Pernah Ada Pembicaraan Itu
-
Viral Guru Honorer Seberangkan Siswa Pakai Rakit di Sungai, Akun Gerindra Gercep Cari Alamatnya
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran
-
Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya
-
Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM
-
Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa
-
Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat
-
Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans
-
Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan
-
Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap
-
Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi
-
Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini