"Kami rasa kondusif kami keluar lagi. Kembali ke Jalan, kami masih penasaran mau liat korban teman kami ada dimana," ujar Abdul.
Mereka kembali ke jalan sambil mencari-cari dimana Babang berada.
"Memang saat itu keadaan sudah ramai. Mobil dan motor juga sudah nggak ada yang melintas pada berhenti semua. Nggak berani lewat," ujar Abdul.
"Itu hanya dua langkah saja, saya berada di jalan. Tiba - tiba ada mobil (Ayla) langsung tabrak saya," kata Abdul.
Abdul terlambat menghindar dari terjangan mobil tersebut. Dia dihantam dan terlempar beberapa meter.
"Cuma mobil itu aja yang berani lewat. Aneh nya kok nabraknya di kerumunan kami," kata Abdul.
Abdul masih sadar meskipun terpental.
"Saat ditabrak saya mental beberapa meter. Saya masih lihat mobilnya. Tapi pelat nomornya saya nggak tahu. Itu abis menabrak sempat dia berhenti dulu. Ada teman - teman saya langsung nolongin," ujar Abdul.
Mobil tersebut kemudian kabur ke arah Ancol.
Abdul dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Kemayoran dengan menggunakan sepeda motor oleh rekan-rekannya. Setelah itu, dia dirujuk ke RS. Mitra Keluarga, baru kemudian ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Babang meninggal dunia
"Itu saya baru tahu di rumah sakit. Saya tanya lagi ke teman saya saat jenguk. Apakah benar Babang meninggal. Dijawab iya benar ternyata," kata Abdul.
Abdul mengatakan sempat melihat Andrian sekitar pukul 23.00 WIB. Ketika itu, dia sedang berkumpul di sekitar rumahnya, di dekat Patung Ondel-Ondel.
Abdul mengatakan dia dan teman-temannya -- sebelum ditabrak -- tidak mencari masalah. Dia hanya ingin memastikan kabar Babang karena isunya meninggal dunia setelah dianiaya geng motor.
"Kami saat itu hanya penasaran mau lihat korban teman kami ada dimana. Itu aja kok mas," ujar Abdul.
Berita Terkait
-
Analisis Kemenangan Persija Jakarta Atas Persebaya Surabaya, Jadi Sinyal Kebangkitan Macan Kemayoran
-
Aset GBK dan Kemayoran Sangat Besar, Namun Pendapatannya Kecil: Di Manakah Merah Putih-nya?
-
Persija Semakin Jauh dari Gelar Juara Super League, Mauricio Souza Pasrah?
-
4 Bintang Persija Jakarta Kembali Usai Bela Timnas Indonesia Kini Siap Tempur Lawan Bhayangkara FC
-
Perluas Interaksi Digital Suporter, Persija Gandeng Chiliz Luncurkan Fan Token
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah