Suara.com - Jalan pantura Cirebon, Jawa Barat pada H-4 Lebaran 2017 atau Rabu (21/6) terus didominasi kendaraan roda dua tercatat sampai pukul 18.00 WIB sebanyak 22.321 unit menuju ke sejumlah daerah di Jawa Tengah .
"Jumlah ini terus meningkat dari hari sebelumnya yang tercatat 19 ribu roda dua dan sekarang sampai jam 18.00 WIB terdaat 22.321 unit," kata Kapolres Cirebon AKBP Risto Samodra di Cirebon, Rabu (21/6/2017).
Risto mengatakan pemudik sepeda motor mulai terlihat memadati jalur mudik pantura sejak Selasa (20/6/2017) malam.
Di antara mereka ada yang membawa barang-barang berlebihan sehingga dapat membahayakan, tidak hanya itu masih ada pemudik yang membawa anaknya dengan posisi di depan bahkan dalam posisi tertidur.
Menurut Risto kebanyakan orang yang memilih mudik pada hari Rabu ini adalah para wiraswasta dan pekerja lepas.
"Karena para pegawai swasta dan pegawai negeri akan mudik setelah memasuki masa cuti libur lebaran," ujarnya.
"Kami imbau agar tetap waspada, kalau capai silahkan istirahat, usahakan jangan membawa barang berlebih dan jaga anak-anak selama di perjalanan," katanya lagi.
Risto menambahkan kendaraan yang melintas di Pasar Minggu terpantau ramai lancar, begitu juga di wilayah perempatan Weru dan pasar Gebang.
"Sementara itu untuk kendaraan roda empat tercatat 4.769 unit dan jumlah keseluruhan yang melintas menuju ke Jateng sebanyak 27.090 kendaraan," kata Risto
Berita Terkait
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Potret Sunyi Perempuan Pantura di Balik Secangkir Kopi Pangku
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Proyek Giant Sea Wall Dimulai dari Pantura, Pemerintah Siapkan Pembangunan Bertahap
-
Cerita dari Dapur Kayu Bakar: Tradisi Memotong Ayam dan Doa Opung untuk Cucu Merantau
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli