Suara.com - Kementerian Perhubungan RI kembali membuka program balik mudik gratis bagi masyarakat yang hendak kembali ke DKI Jakarta, setelah merayakan Idul Fitri 1438 Hijriah di kampung halaman masing-masing.
Kepala Biro Komunikasi Kemenhub JA Barata kepada Antara, Selasa (27/6/2017), mengatakan, program balik mudik gratis dengan moda kapal laut tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang hendak kembali ke ibu kota dengan menggunakan sepeda motor.
Program tersebut bertujuan untuk mengurangi arus kepadatan lalu lintas pengguna sepeda motor, sehingga bisa mengurangi angka kecelakaan sepeda motor.
"Yang paling penting dengan adanya program arus balik-mudik gratis ini adalah memberikan pelayanan mudik yang selamat, aman, lancar dan nyaman bagi para pengguna sepeda motor," jelas Barata.
Program yang dilaksanakan oleh Ditjen Perhubungan Laut tersebut, akan melayani pemudik dengan kendaraan roda dua dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada tanggal 29 dan 30 Juni serta 2, 4 dan 6 Juli.
Pelayaran yang memakan waktu kurang lebih 14 jam tersebut akan ditempuh dengan menggunakan kapal KM Mutiara Sentosa III milik PT Atosim Lampung Pelayaran, dan KM Dobonsolo milik PT Pelni.
"Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan mengimbau para calon pemudik sepeda motor untuk mengurangi atau tidak menggunakan motor untuk perjalanan jarak jauh, manfaatkanlah program Mudik Gratis dari Kementerian Perhubungan," ujar Barata.
Ia menjelaskan, pendaftaran program mudik gratis dapat dilakukan secara daring ataupun langsung di lokasi.
Baca Juga: Lebaran 2017, Warga Solo hingga Klaten Terkejut Lihat Uang Baru
Pendaftaran daring sapat dilakukan dengan mengakses alamat https://www.mudikgratis.dephub.co.id, sementara pendaftaran langsung dapat dilakukan dengan mendatangi Konter Registrasi pada hari-hari keberangkatan yang telah disebutkan di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.
"Persyaratannya harus memiliki KTP, SIM C dan STNK sepeda motor," jelas Barata.
Adapun total kuota untuk mudik gratis arus balik Kapal KM mutiara Sentosa III adalah 500 sepeda motor dan 1000 penumpang sedangkan untuk kapal KM Dobonsolo adalah 5000 sepeda motor dan 10.000 penumpang.
Berita Terkait
-
Prediksi Puncak Arus Balik, Pemudik Diminta Waspadai Kemacetan
-
Pedagang Kopi 'Panen Untung' di Taman Depan Rumah Djarot
-
Mudik Sendirian, Perempuan Ini Bikin Para Jomblo Pengin Ikut
-
Lebaran Hari Pertama, Kendaraan Padati Tol Cikampek Hingga Cawang
-
Quraish Shihab: Mahluk Berbeda-beda, Tapi Dikendalikan Allah
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK