Ketua Umum KADIN Jawa Barat, Agung Suryamal menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan. Pertemuan ini dikatakan Agung untuk menyambung tali silahturahmi dan membahas bagaimana membangun Jawa Barat ke depannya.
"Diskusi panjang dengan Pak Prabowo, tentang pembangunan Jawa Barat. Bagaimana membangun ekonomi kerakyatan, memperluas lapangan pekerjaan di Jawa Barat," tutur Agung dalam keterangan resmi, Jumat (30/6/2017).
Berkaca dari Pilkada DKI Jakarta lalu, dimana Sandiaga Uno yang berlatar belakang sebagai pengusaha berhasil menjadi wakil gubernur terpilih. Gagasannya untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas, serta membangun sentra- sentra bisnis di tiap kecamatan DKI mendapat sambutan baik dari masyarakat. Untuk itu, Prabowo menilai ada persamaan antara DKI dan Jawa Barat. Dirinya berharap Agung Suryamal bisa mengikuti jejak sukses Sandiaga Uno, dan menghadirkan solusi yang dibutuhkan masyarakat.
“Ya beliau melihat ada persamaan case antara DKI dan Jawa Barat, dimana pada saat itu bang Sandi maju yang latar belakangnya sebagai pengusaha. Sama halnya dengan DKI, Jawa Barat juga perlu pemimpin yang memahami masalah ekonomi, dan berpengalaman dalam bidang usaha. Insyallah kalau itu untuk membela rakyat memperjuangkan rakyat Pak Prabowo dan Gerindra pasti mendukung,” kata Agung.
Pada pertemuan tersebut, Prabowo sempat menyinggung mengenai ayah dari Agung Suryamal yakni H. Sutisno tokoh ekonomi Jawa Barat yang mengawali usaha sebagai pedagang asongan hingga kemudian berhasil membangun bisnis ketingkat yang membanggakan berkat hasil kerja kerasnya.
“Keluarga punya hubungan yang cukup baik. Insya Allah jika diberi amanah kita lanjutkan perjuangan untuk pemerataan ekonomi," tuturnya.
Sebelumnya, Wasekjen DPP Gerindra, Taufik Riyadi pernah mengatakan pihaknya mempertimbangkan Agung Suryamal dengan para petinggi partai karena dinilai memiliki rekam jejak positif selama menjabat sebagai Ketua Umum KADIN Jawa Barat sehingga dianggap berkompeten dalam membenahi persoalan ekonomi Jawa Barat.
"Insya Allah Gerindra akan memberikan rekomendasi ke Agung Suryamal. Kita lihat dinamika ke depan. Sejauh ini kita melihat Kang Agung punya peluang besar, terlebih beliau adalah orang yang menguasai bidang ekonomi dan berpengalaman dalam bidang usaha,” ujar Taufik saat itu.
Baca Juga: Bahas Lapangan Kerja, Sandiaga Uno Sambangi Agung Suryamal
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah