Suara.com - Pemudik Lebaran 2017 dari Pulau Sumatera kembali ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Merak, Banten, hingga Senin mencapai 653.466 orang atau 69 persen dari 943.371 orang.
"Penyeberangan berjalan lancar meski ramai penumpang pejalan kaki maupun penumpang di atas kendaraan," kata Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Mario S Oetomo di Merak, Senin (3/7/2017).
Jumlah penumpang lebaran yang belum pulang ke Pulau Jawa sebanyak 289.905 orang itu dengan alasan masih liburan sekolah. Kemungkinan pekan ini mereka sudah semua kembali menuju berbagai daerah di Pulau Jawa.
Berdasarkan data posko PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak jumlah kendaraan roda empat yang sudah menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak mencapai 68.788 unit atau 72 persen dari total 96.330 unit.
Sedangkan, kendaraan roda dua yang sudah kembali ke Pulau Jawa sebanyak 66.788 unit dan sisanya 14.614 unit terus mengalir bergerak dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak.
Sementara jumlah kendaraan yang sudah kembali dari Sumatra menuju Pulau Jawa mencapai 141.063 unit atau 72 persen dari total 197.250 unit yang terhitung H-1 sampai H. Kemungkinan sisa kendaraan yang belum kembali ke Jawa sebanyak 56.187 unit itu dipastikan pekan ini sudah pulang.
Sebab, mereka pemudik sudah kembali bekerja di instansi pemerintahan, BUMN, perbankan, jasa perdagangan, perusahaan swasta dan lainnya. Dari pantauan, arus balik dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung menuju Pelabuhan Merak terlihat lengang dari penumpang pejalan kaki maupun penumpang di atas kendaraan.
Jumlah kendaraan pribadi yang menyeberang menuju Pelabuhan Merak hanya beberapa kendaraan bersandar di dermaga untuk diseberangkan ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung. (Antara)
Baca Juga: Evaluasi Arus Mudik dan Balik Lebaran, Ini Komentar Kapolri
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?