Suara.com - Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mewaspadai kehadiran pendatang baru di DKI Jakarta tanpa kepastian alamat tujuan kehadiran menyusul arus balik Lebaran 2017 yang akan berlangsung hingga Selasa (11/7/2017).
"Kami menemukan kehadiran mobil biro jasa perjalanan tanpa disertai surat jalan lengkap dari Yogyakarta. Salah satu penumpangnya baru datang di Jakarta tanpa ada pihak penjemput," kata Kepala Terminal Kampung Rambutan Emiral August di Jakarta, Senin (3/7/2017).
Emiral mengatakan para petugas dari Dinas Perhubungan Jakarta di Terminal Kampung Rambutan menghentikan perjalanan mobil biro jasa asal Yogyakarta itu dan memastikan penumpang perempuan bernama Masrifah (19) yang merupakan pendatang baru di Jakarta mengetahui lokasi yang akan dituju.
"Kami khawatir Masrifah dijemput bukan oleh keluarga atau kerabatnya. Ternyata ada mobil taksi dalam jaringan (online) yang akan membawa dia ke Tangerang. Kami ingin pastikan dia selamat dengan alamat tujuan yang benar," kata Emiral.
Petugas Dishub DKI Jakarta di Terminal Kampung Rambutan lantas menghubungi pemesan taksi dalam jaringan itu dan memastikan Masrifah akan sampai di alamat yang dituju.
"Dia mengaku dari pihak yayasan tenaga kerja di Yogyakarta dan akan berkerja sebagai asisten rumah tangga di Tangerang dengan gaji Rp1,7 juta per bulan," Emiral.
Emiral mengaku hanya berwenang memastikan para penumpang di Terminal Kampung Rambutan mempunyai kepastian alamat tujuan di Jakarta tanpa kebingunan mencari angkutan umum.
"Para penumpang bus umum asal Jawa Tengah dan Jawa Timur yang tiba di terminal ini antara pukul 04.00-05.00 WIB lalu sekitar pukul 08.00 WIB. Sedangkan para penumpang asal Sumatera seringkali tiba sekitar pukul 06.00 hingga 11.00 WIB," katanya.
Selain mewaspadai kehadiran pendatang baru yang kebingungan mencari alamat tujuan di Jakarta, petugas Terminal Kampung Rambutan juga menemukan orang hilang asal Majalengka pada Sabtu (1/7/2017).
Baca Juga: 50 Bus Mudik Gratis Tiba di Kampung Rambutan
"Petugas kami mendapatkan laporan orang hilang berusia 66 tahun telantar di terminal. Petugas kami bersama kepolisian setempat dan petugas kesehatan memeriksa pria bernama Trisna Mangun itu," kata Emiral.
Setelah mendapatkan perawatan kesehatan di Rumah Sakit Daerah Pasar Rebo Jakarta Timur, Emiral melanjutkan, Trina Mangun dijemput oleh keluarga dan dibawa pulang.
Terminal Kampung Rambutan telah kedatangan 171.471 penumpang antar-kota dan antar-provinsi sepanjang arus balik Lebaran 2017 sejak Selasa (27/6/2017) hingga Minggu (2/7/2017). Sedangkan jumlah bus yang tiba pada periode yang sama sebanyak 4.527 bus.
Puncak arus balik di Terminal Kampung Rambutan terjadi pada Sabtu (1/7/2017) dengan jumlah penumpang yang tiba sebanyak 36.055 orang dan bus sebanyak 838 bus. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba