Suara.com - Tim nasional bola basket putra Indonesia akan melakoni pemusatan latihan di Lithuania pada 15-30 Juli 2017 sebagai persiapan menuju SEA Games 2017 Malaysia, kata manajer timnas putra Suhadi.
"Satlak Prima sudah menyetujui untuk TC (training camp) ke Lithuania. Saat ini kami sedang mengurus proses pencairan dananya karena itu penting," ujarnya di Jakarta, Selasa.
Dia mengatakan 12 pemain akan diikutsertakan ke Lithuania. Pemain-pemain itu, kemungkinan besar diambil dari 14 nama yang sudah menjalani TC di Amerika Serikat, pada Juni 2017.
Saat ini, timnas asuhan pelatih Wahyu Widayat Jati sedang menjalani TC di Batam yang dijadwalkan berlangsung pada 3-15 Juli 2017.
"Ada 15 pemain yang ikut TC di Batam, termasuk Mei Joni yang kini menjadi mitra latihan," kata Suhadi.
Mei Joni, shooting guard klub Liga Bola Basket Indonesia Hangtuah Sumsel, sebelumnya tidak dibawa ke AS karena tim kekurangan donatur yang bisa membiayainya.
Adapun 14 nama lain yang terlibat dalam TC di Batam, adalah Arki Dikania Wisnu, Hardianus Lakudu, Christian Ronaldo Sitepu, Kevin Yonas Siturus, Vamiga Michel, Mario Wuysang, Sandy Febriansyakh, Firman Dwi Nugroho, Andakara Prastawa Dhyaksa, Abraham Damar Grahita, Ebrahim Enguio Lopez, Vincent Kosasih, Diftha Pratama dan Ferdinand Damanik.
Terkait dengan hasil TC di Los Angeles, AS, yang digelar 12-23 Juni 2017, Suhadi menyebut hasilnya signifikan, baik terkait kemampuan individu maupun fisik.
"Yang paling penting kami harus belajar bagaimana berlatih dengan cara dan pola yang diterapkan di AS. Ini akan diterapkan dalam latihan di Batam," tutur Suhadi. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
FIBA Tetapkan Dame Diagne sebagai Pemain Lokal di IBL, Boleh Perkuat Timnas Basket Indonesia
-
Makna Natal Abraham Damar: Refleksi Perjuangan Berdarah-darah Demi Perunggu SEA Games 2025
-
Hancurkan Vietnam, Timnas Basket Indonesia Dipastikan Lolos ke Semifinal SEA Games 2025
-
Hadapi Filipina di Semifinal, Handoyo Tekankan Mental dan Pertahanan Timnas Basket Putri Indonesia
-
Pertandingan Sengit, Timnas Basket Indonesia Kalah Tipis dari Thailand di SEA Games 2025
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku