Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan tiga sketsa wajah yang dibuat dalam penyelidikan kasus penyerangan Novel Baswedan tidak memiliki ciri-ciri yang sama.
Bahkan, hasil pembuatan sketsa wajah itu sama sekali bukan merupakan orang-orang yang pernah diamankan dalam kasus tersebut.
"Tiga sketsa, tidak mirip dengan Hasan, Mukhlis dan AL. Nggak ada yang mirip. Wajah baru," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (6/7/2017).
Sepanjang penyelidikan kasus ini, polisi pernah menangkap empat orang berinisial M, H, AL dan N. Namun, mereka kembali dilepaskan karena dianggap tidak bukti terlibat aksi teror kepada penyidik senior KPK itu.
Argo juga menyampaikan penyidik juga telah membeberkan mengenai hasil pembuatan tiga sketsa wajah kepada pimpinan KPK.
"Kami sudah sharing sketsa wajah yang kami buat ke KPK. Sudah kami perlihatkan," katanya.
Pembuatan tiga sketsa wajah ini berdasarkan keterangan tiga saksi, yakni warga yang tinggal di dekat kediaman Novel. Ketiga saksi itu diduga melihat tiga orang misterius menjelang Novel mengalami penyerangan air keras pada 11 April lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi
-
Peringatan Dini Cuaca BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Intai Jabodetabek Sore Ini
-
Kisah Anak-Anak Terpinggirkan di Kebumen Jadi Perhatian Gus Ipul
-
Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen
-
Sambut Tahun Kuda Api, Pedagang Ornamen Imlek di Glodok Raup Omzet Belasan Juta
-
Pramono Anung Larang Ormas Razia Rumah Makan Saat Ramadan, Tegaskan Jakarta Harus Damai
-
Pramono Anung Bikin Gebrakan: Bakal Ada Haul Akbar Ulama dan Pejuang Betawi di Monas