News / Nasional
Jum'at, 07 Juli 2017 | 22:38 WIB
Joice Sumampouw, istri Brigadir Jenderal (Purn) Johan Sumampouw, menampar petugas Bandara Sam Ratulangi, Manado. [Suara.com/Agung Sandy]

Suara.com - Joice Sumampouw, istri Brigadir Jenderal (Purn) Johan Sumampouw, akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka terkait insiden penamparan petugas Aviation Security di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara. Hal itu disampaikan Joice usai menjalani pemeriksaan atas kasus dugaan pemukulan di Polda Metro Jaya, Jumat (7/7/2017) malam.

"Saya memenuhi panggilan pihak kepolisian, Polres Manado di tempat ini. Saya sangat menyesali atas kejadian ini di Bandara Sam Ratulanangi, tanggal 5 Juli 2017, Rabu kemarin. Saya meminta maaf atas kejadian tersebut," kata Joice.

Namun, Joice tak mau membeberkan alasan dirinya menampar petugas bandara pada Rabu (5/7/2017) dan sempat menjadi viral di media sosial.

Sementara itu, Kuasa Hukum Joice, Lisye menyampaikan, kondisi kliennya saat ini kurang fit. Hal itu disampaikan saat awak media menanyakan perihal penamparan yang dilakukan Joice.

"Kondisi klien saya belum fit dan belum sehat. Makasih ya," kata Lisye.

Dia menyampaikan, pihaknya juga berencana menemui korban penamparan berinisial EW untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.

"Kami lagi menuju ke arah itu, jadi proses ini berlangsung sesuai dengan yang ada. Saya kira cukup ya. Bu Joice lagi kurang sehat," katanya.

Dia hanya menyampaikan materi pemeriksaan yang dijalani kliennya cukup banyak. Menurut Lisye, kebanyakan pertanyaan yang dilontarkan penyidik berkaitan dengan kronologi kejadian.

"Cukup banyak pertanyaannya. Seputar kronologis kejadian," kata dia.

Baca Juga: Istri Jenderal Akhirnya Minta Maaf Tampar Petugas Bandara Manado

Load More