Suara.com - Kepala Bagian Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Rikwanto menegaskan, tetap menindaklanjuti kasus penamparan petugas bandara yang diduga dilakukan Joice Sumampouw.
Perempuan itu diketahui merupakan istri Brigadir Jenderal (Purn) Johan Sumampouw. Menurutnya, penanganan kasus ini tidak akan dibedakan meski melibatkan keluarga petinggi Polri.
"Kalau di mata hukum itu sama semuanya. Sesuai undang-undang itu tidak ada perbedaan. Jadi siapa yang berbuat, kalau melanggar pidana dan dilaporkan, ya diproses. Jadi sama sekali tidak ada pengaruh latar belakang dirinya kalau dilaporkan," kata Rikwanto.
Joice rencananya diperiksa di Polda Metro Jaya, Jumat pukul 15.00 WIB. Joice Kemungkinan akan didampingi oleh sang suami.
Meski akan didampingi sang suami, Rikwanto memastikan proses pemeriksaan dilakukan secara profesional. Dia juga mengatakan nantinya Joice tidak diperkenankan untuk membawa sang suami ke ruang pemeriksaan.
"Tidak ya. Melihat saja boleh. Kalau mencampuri tidak boleh," tukasnya.
Dia juga memastikan penyidik yang akan memeriksa Joice tidak akan dipengaruhi intervensi pihak mana pun termasuk suami Joice.
"Tidak boleh. Tidak boleh. Penyidik itu harus murni memeriksa apa adanya berdasarkan fakta," terangnya lagi.
Peristiwa penamparan yang dilakukan Istri Jenderal terjadi di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara. Rabu (5/7/2017) pukul 07.20 Wita, Kasus itu sempat menjadi viral di media sosial.
Baca Juga: Gara-gara ISIS, Tukang Jahit Indonesia Disidang di Malaysia
Berita Terkait
-
Mau Diperiksa, Penampar Petugas Bandara Manado Ditemani Jenderal
-
Polisi Periksa Istri Jenderal yang Ngamuk di Bandara Manado
-
Istri Jenderal Tampar Petugas, Menhub: Tak Boleh Sewenang-wenang
-
Istri Jenderal yang Ngamuk di Manado Tetap Diproses Hukum
-
DPR Kecam Sikap Arogan Istri Pejabat di Bandara Manado
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan