Suara.com - Badan amal Qatar, Qatar Charity menandatangani kesepakatan PBB senilai 8,5 juta dolar Amerika Serikat atau setara Rp114 miliar untuk Suriah. Uang itu akan digunakan untuk membantu pekerja kemanusiaan di Suriah melalui berbagai badan PBB.
Program Pangan Dunia, UNICEF, Organisasi Kesehatan Dunia, badan pengungsi PBB (UNHCR) dan Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) akan menjadi penerima uang itu. Penandatanganan akan dilakukan, Sabtu (9/7/2017) di Ibu Kota Qatar, Doha.
Pemberian bantuan itu dilakukan setelah Qatar dituduh membantu teroris di dunia. Tuduhan itu menyebabkan Qatar dijauhi dari kelompok Timur Tengah, seperti Arab Saudi.
Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir mengeluarkan penyataan jika 59 individu dan 12 organisasi, termasuk Amal Qatar dan Amal Eid sebagai pihak yang membantu teroris dunia.
Juru Bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric menjelaskan PBB memiliki kerjasama yang kuat dengan Qatar Charity, termasuk sejumlah proyek gabungan yang sedang dilaksanakan di Yaman, Suriah dan Irak. (Al Jazeera)
Berita Terkait
-
Polisi Palembang Amankan Lelaki yang Diduga Anggota ISIS
-
DPR Sebut Pola Taktik dan Strategi Teroris Kini Sudah Berubah
-
Dendam Bom Inggris, Aktor Hollywood Ini Janji Tak Beri Ampun ISIS
-
Indonesia Minta Saran Turki Atasi Penanggulangan Teroris Asing
-
Menteri Retno Akui Tak Mudah Pulangkan WNI dari Suriah
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan