Suara.com - PT Pelni Cabang Medan memperkirakan ribuan penumpang arus balik Idul Fitri 1438 Hijriah akan "membanjiri" Pelabuhan Belawan, Provinsi Sumatera Utara, pada Selasa (11/7) siang sehingga perlu mendapat pengamanan ekstra ketat agar tetap tertib.
Kepala Cabang PT Pelni Medan Yusral, di Medan, Senin, mengatakan penumpang yang akan berangkat menggunakan KM Kelud berasal dari beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Penumpang yang bertolak dari Belawan, menurut dia, melalui rute perjalanan laut yakni tujuan Batam, Tanjung Balai Karimun dan Tanjung Priok Jakarta.
"Jadi, penumpang yang berangkat dari Belawan pada Selasa (11/7) juga ada tujuan ke Jakarta," ujar Yusral.
Ia menjelaskan selama ini beberapa kali pemberangkatan KM Kelud dari Belawan usai lebaran tersebut, hanya tujuan Batam, dan tidak melalui Tanjung Balai Karimun, maupun Tanjung Priok Jakarta.
Namun, pemberangkatan KM Kelud pada pekan kedua Juli 2017 ini, cukup banyak penumpang yang tujuan ke ibukota Jakarta.
"Pelni Medan selama beberapa hari ini cukup banyak menerima pesanan tiket tujuan Jakarta," ucapnya.
Yusral menambahkan KM Kelud yang akan sandar di Belawan, juga menurunkan penumpang yang berasal dari Batam.
Selain itu, penumpang berangkat dari Belawan, merupakan puncak dari arus balik yang terakhir setelah Idul Fitri 1438 Hijriah.
"Para penumpang tersebut, merupakan warga Sumut yang selama ini merantau di Jakarta, Batam dan Kepulauan Riau," kata Yusral.
Sebelumnya, pada Selasa (4/7) atau H+9 Idul Fitri 1438 Hijriah, 3.114 penumpang arus balik diangkut menggunakan KM Kelud dari Pelabuhan Belawan.
Penumpang arus balik tersebut berasal dari berbagai daerah Provinsi Sumut, yang baru saja merayakan Lebaran 2017 atau liburan.
Selain, keberangkatan 3.114 penumpang dari Belawan. Pada hari yang sama, juga diturunkan 2.411 penumpang KM Kelud di Belawan.
Penumpang tersebut, merupakan gelombang pertama yang diturunkan di Pelabuhan Belawan.
Kemudian, Kamis (29/6) Kapal KM Kelud mengangkut 2.797 penumpang arus balik pada Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah dari Pelabuhan Belawan, tujuan Batam, Tanjung Balai Karimun dan Tanjung Priok.
Penumpang Kapal KM Kelud yang turun di Pelabuhan Belawan, Kamis (22/6) atau H-3 Idul Fitri 1438 Hijriah mencapai 3.120 penumpang.
Penumpang tersebut berasal dari Tanjung Priok, Batam dan Tanjung Balai Karimun.
Selain itu, Kapal KM Kelud, rute pelayaran Tanjung Priok-Batam- Tanjung Balai Karimun yang turun di Pelabuhan Belawan, Sabtu (17/6) mengangkut 3.012 penumpang.
Sedangkan, Kapal KM Kelud yang berangkat Minggu (18/6) dari Pelabuhan Belawan tujuan Batam hanya mengangkut 600 penumpang. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!
-
Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa
-
Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021
-
Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M