Suara.com - Presiden Joko Widodo meresmikan Pusat Pendidikan dan Latihan Bela Negara bernama Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem dan memberikan kuliah umum di Gedung ABN Nasdem Pancoran Jakarta Selatan, Minggu (16/7/2017).
Jokowi yang mengenakan setelan jas warna biru tua dengan dasi merah sudah tiba di lokasi acara sekitar pukul 10.00 WIB. Tampak menyambut kehadiran Presiden Jokowi Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang mengenakan setelan jas warna hitam.
Tampak hadir sejumlah tokoh partai politik dan pejabat negara antara lain Jaksa Agung Prasetyo, Ketua DPR Setya Novanto, Mendag Enggartiasto Lukita, Menko Polhukam Wiranto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Menteri LHK Siti Nurbaya, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.
Sebelumnya, Gubernur Akademi Bela Negara Partai NasDem, IGK Manila menjelaskan Pusat Pendidikan dan Latihan Bela Negara yang diberi nama Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem dibangun di atas lahan seluas 4.900 meter persegi.
ABN didirikan sebagai sebuah institusi pendidikan dengan fasilitas, program dan kurikulum pendidikan serta tenaga pengajarnya.
IGK Manila menjelaskan ABN lahir dari pemikiran Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, dalam merespons perkembangan setuasi nasional kehidupan kebangsaan Indonesia.
Utamanya yang belakangan ini mulai dirasakan memunculkan sebuah persoalan besar, dan sangat serius bagi bangsa. Khususnya juga terkait dengan semangat nasionalisme, dan patriotisme.
Saat ini, nilai-nilai dasar yang mencerminkan rasa cinta terhadap tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan akan Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara, serta nilai-nilai kerelaan berkorban untuk bangsa dan negara seakan punah termakan zaman.
"Kondisi seperti ini tidak boleh dibiarkan berlangsung lama di republik ini, karena sangat dikhawatirkan berpotensi menimbulkan ancaman terhadap kerusakan masa depan," kata IGK Manila.
Sementara Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menjelaskan, melalui program, kurikulum dan materi ajar yang diterapkan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara Partai NasDem diharapkan dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat, bangsa dan negara.
"Pelatihan pendidikan pada warga negara Indonesia, kita harapkan akan lebih mendapatkan manfaat yang lebih positif dalam menambah wawasan ilmu pengetahuan. Melahirkan etos yang lebih solid," kata Surya Paloh.
Menurut Surya Paloh, dalam setiap gelombangnya, pendidikan di ABN mendidik sebanyak 500 orang. Di dalam pendidikan tersebut diprioritaskan untuk diikuti oleh kader NasDem dari seluruh Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!