Suara.com - Putra mahkota Inggris Pangeran Charles mengakui sistem pengelolaan sampah plastik yang dinisiasi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bisa menjadi contoh dunia.
Hal tersebut diungkapkan Pangeran Charles ketika mengundang Risma—sapaan akrab sang wali kota-- ke acara Simposium Internasional ke-9 PPI-Dunia dan Indonesian Scholars International Convention (ISIC) 2017.
Acara itu sendiri digelar para mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) cabang Britania Raya di Warwick Arts Centre, University of Warwick, Senin hingga Kamis (24-27/7/2017).
"Sistem pengelolaan sampah plastik di Surabaya bisa jadi contoh dunia," ujar Pangeran Charles kepada Risma yang diminta mempresentasikan sistem tersebut.
Risma, dalam acara tersebut, menjelaskan keberhasilannya mengubah “paras” Kota Surabaya yang dulu semerawut menjadi asri karena mereformasi pengelolaan sampah plastik.
Surabaya di bawah kepemimpinannya berhasil menjadi Kota Terbaik Se-Asia-Pasifik versi Citynet pada tahun 2012.
Kota itu juga meraih Penghargaan Kota Berkelanjutan ASEAN, dan Enviromentally Award 2012. Risma sendiri masuk Nominasi 10 wanita paling inspiratif 2013 versi Majalah Forbes pada tahun 2013.
Selain itu, Surabaya juga meraih dua kategori penghargaan tingkat Asia-Pasifik dalam ajang FutureGov Award 2013, yakni data center melalui Data Center Pemerintah Kota Surabaya dan Data Inclusion melalui Broadband Learning Center (BLC). Menyingkirkan 800 kota di Asia-Pasifik.
Sementara Taman Bungkul Surabaya, mendapatkan penghargaan tahun 2013 The Asian Townscape Award dari PBB. Sedangkan Risma mendapatkan penghargaan Mayor of the Month sebagai wali kota terbaik pada Februari 2014.
Baca Juga: Jokowi Lantik Prasetya Perwira TNI dan Polri di Halaman Istana
Ia juga mendapatkan penghargaan Socrates Award kategori Future City dari European Business Assembly (EBA) pada April 2014.
Berita Terkait
-
Film "Putri Diana" Diputar, Harry dan William Ungkap Fakta Baru
-
Gara-gara Jual Limun, Bocah 5 Tahun Didenda Rp2,5 Juta
-
Ingin Latih Selama 15 Tahun, Mou Isyaratkan MU Klub Terakhirnya?
-
Bawa Chelsea Juara Liga, Conte 'Dihadiahi' Nilai Kontrak Baru
-
Foto Pasukan Elit Diumbar di Facebook, Militer Inggris Geram
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Canda Prabowo ke Jumhur Hidayat di Nganjuk: Dulu Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang Jadi Menteri
-
Kelakar Prabowo saat Cari Dony Oskaria di Nganjuk: Menteri Saya Banyak Masuk RS Karena Kerja Keras
-
Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret
-
Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Ini Peristiwa Langka di Dunia
-
Resmikan Museum-Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Saya Tadi Melihat Kamarnya
-
WHO Pastikan Risiko Hantavirus Rendah, Tapi Ancaman Belum Berakhir
-
Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban
-
Apa Hasil Lawatan Trump ke China? Isu Taiwan Menggantung, Beijing Tetap Dukung Iran
-
Mengenal 'Ambo', Sapi Raksasa 1,15 Ton Asal Tangerang yang Dipilih Prabowo untuk Idul Adha 2026
-
Skenario AS Jika Trump Diracun di China, Isi Surat Wasiat untuk JD Vance Terungkap