Suara.com - Ditresnarkoba Polda Kalsel, melakukan penggerebekan terhadap sebuah gudang yang diketahui sebagai tempat penyimpanan pil Zenith di kota setempat.
Pil Zenith merupakan obat keras untuk anti depresi, namun bila disalahgunakan bisa menyebabkan ketergantungan.
"Penggrebekan gudang penyimpanan pil Zenith itu hasil pengembangan dari tertangkapnya seorang pembeli oleh Intel Brimob dan anggota Reserse Narkoba Polda Kalsel," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Jimmy A Anes di Banjarmasin, Senin.
Dia mengatakan, saat melakukan pengembangan pada Minggu (30/7) malam, sekitar pukul 22.14 WITA, mengarah ke gudang yang berada di Jalan Cempaka XIII RT19 Banjarmasin Tengah.
Saat itu juga tim gabungam Subdit I Ditresnarkoba Polda Kalsel dan Intel Brimob langsung melakukan penggrebekan dan ditemukan sekitar 250 koli berisikan pil Zenith, pil tramadol dan pil Dextro.
Bukan itu saja dari 250 koli yang diperkirakan ada sekitar 2.500.000 butir obat daftar G yang sudah dicabut izin edarnya itu, polisi juga mengamankan satu orang tersangka berinisial HJ warga Jalan Cempaka XIII Banjarmasin Tengah.
HJ diduga sebagai pemilik ratusan koli pil Zenith yang dikemas rapi di dalam kotak dus yang berada di sebuah bagunan gudang persis di depan rumahnya.
"Setelah kami interogasi di lapangan HJ merupakan seorang pegawai di Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Banjarmasin," tuturnya di dampingi Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Kalsel Kompol Ugeng Sudia Permana SH.
Jimmy terus mengatakan, 250 koli obat berbahaya yang sudah dicabut izin edarnya itu langsung diangkut dan diamankan di Polda Kalsel bersama satu tersangka HJ.
Baca Juga: Kakek Ini Simpan 1.030 Butir Zenith Diringkus Polisi
"Diperkirakan ratusan koli obat Zenith serta sejenisnya itu ditaksir senilai Rp7 miliar," tuturnya saat turun langsung ke tempat kejadian perkara.
Untuk diketahui sampai saat ini petugas dari Subdit I Ditresnarkoba Polda Kalsel, masih melakukan penghitungan guna mengetahui jumlah pasti dari barang bukti yang diamankan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG