Suara.com - Sebanyak 1,2 juta pil ekstasi selundupan dari Belanda yang disita Mabes Polri terbilang unik dan bisa mengecoh anak-anak. Pasalnya, pil tersebut bergambar tokoh film kartun kesukaan bocah, yakni Minion.
Minions adalah tokoh kartun film animasi komputer 3D Amerika Serikat yang tayang pada tahun 2015 dan merupakan prekuel/spin-off dari Despicable Me dan Despicable Me 2.
"Jenisnya minion, (gambar kartun minion), sudah terkonfirmasi oleh perwakilan kami di Belanda. Untuk diketahui, di negara itu, terdapat area yang dibolehkan sebagai tempat jual-beli dan pemakaian sabu, ekstasi, atau ganja,” tutur Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Eko Danintyo, Selasa (1/8/2017).
Pil ekstasi ‘Minion’ tersebut disita berkat kerjasama Mabes Polri dengan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan.
Barang haram itu diselundupkan oleh tiga orang anggota jaringan narkoba internasional, yakni Liu Kit Tjung alias Acung, Erwin Afianto dan Muhammad Zulkarnain. Nama pelaku yang terakhir disebut ditembak mati oleh petugas.
Berdasarkan pengakuan pelaku yang masih hidup, penyelundupan narkoba itu dikendalikan oleh narapidana Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan bernama Aseng.
“Kami sudah membuat surat kepada Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham untuk memeriksa Aseng. Itu untuk mengetahui modus penyelundupan dan peredaran narkoba ini,” tuturnya.
Baca Juga: Komisi VIII DPR: Dana Haji Harus Dikembalikan Dulu ke Umat
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT