Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Suaedi AK. Dia diperiksa sebagai saksi untuk Setya Novanto yang sudah menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP).
"KPK juga memeriksa Deniarto Suhartono, pegawai swasta dan Apandi sebagai saksi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (2/8/2017).
Terkait kasus yang menjerat tersangka Setnov sapaan akrab Setya Novanto, KPK sudah memeriksa sejumlah saksi. Salah satunya adalah Chairuman Harahap yang merupakan kader Partai yang dipimpin Novanto.
Namun, usai diperiksa, Mantan Ketua Komisi II DPR tersebut mengaku tidak mengetahui peran Ketua DPR tersebut dalam kasus e-KTP.
"Saya nggak tahu, penyidik lebih tahulah itu," kata Chairuman di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (28/7/2017).
Diketahui, Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada tanggal 17 Juli 2017 lalu. Dia diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik. Novanto disebut melakukan tindakan penyalahgunaan wewenang demi keuntungan diri dan atau orang lain sehingga merugikan keuangan negara hingga Rp2,3 triliun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN