Suara.com - Narkoba bukanlah sesuatu yang asing bagi masyarakat Indonesia. Narkoba merupakan masalah terbesar yang dihadapi Indonesia, lantaran menjerat jutaan masyarakat.
Untungnya, Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) bergerak cepat untuk mengatasi kasus narkoba. Lembaga barusan berhasil membongkar banyak kasus besar narkoba di Indonesia.
Apa sajakah kasus narkoba terbesar yang pernah terbongkar di Indonesia, simak ulasanya di bawah ini.
1,2 juta Ekstasi dari Belanda
Polri mengungkap sindikat jaringan internasional Narkoba dengan barang bukti 1,2 juta butir ekstasi dari Belanda. Dua pelaku yang ditangkap, Liu Kit Cung alias Cung sebagai penerima dan Erwin yang bertindak sebagai kurir.
Dari hasil penangkapan terhadap dua orang pelaku atas nama Acung dan Erwin, polisi melakukan pengembangan untuk mencari pelaku lainnya.
1 ton Sabu-sabu
Sebelum kasus di atas, Tim Gabungan Satgas Merah Putih juga menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu sebanyak 1 ton dari Hotel Mandalika, di Desa Anyer, Kecematan Anyer, Kabupaten Serang.
Kasus penyelundupan sabu satu ton terungkap setelah polisi menangkap empat warga Cina pada Kamis (13/7/2017), dini hari. Keempat tersangka yaitu LMH, CWF, LGY, dan HYL. LMH yang pimpinan penyelundupan narkoba ditembak mati karena berusaha menabrak petugas dengan mobil.
2.840 kg sabu-sabu
Pada Januari 2015, sabu seberat 2.840 kilogram disita Badan Narkotika Nasional (BNN) di kawasan Lotte Mart Taman Surya, Kalideres, Jakarta Barat.
Dalam penggerebekan itu, BNN menyita 42 karung berisi sabu. Masing-masing karung berisi 20 kemasan kopi dengan berat 1 kilogram per kemasan kopi.
7.300 ekstasi senilai Rp 1,5 miliar
Rektorat Reserse Narkoba Polda Lampung menyita 7.300 pil ekstasi dan satu ons sabu-sabu dari tangan tersangka Ponidi (39), mantan penghuni Lapas Rajabasa, yang nilainya setara dengan Rp1,5 miliar.
Ponidi ditangkap tanpa melawan. Dia diperiksa di dalam rumahnya dan di sini ditemukan 7.300 pil ekstasi dan sabu-sabu seberat satu ons, yang seluruhnya setara dengan Rp1,5 miliar.
480 kilogram ganja
Polisi dari Polres Gayo Lues, Aceh, menggagalkan upaya penyelundupan 480 kilogram ganja dan menangkap seorang tersangka. Polisi juga menyita satu unit mobil L300 bak terbuka hitam dan satu unit telepon genggam. Selain itu polisi juga menggeledah mobil yang kemudian ditemukan 480 bal ganja yang diberi lakban dengan berat mencapai 480 kilogram.
300 kg sabu-sabu
Badan Narkotika Nasional (BNN) mengamankan 300 kilogram narkotika jenis sabu dari dalam rumah di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara pada Rabu 26 Juli 2017 malam
Pada pengerebekan tersebut diamankan dua tersangka warga negara Indonesia berinisial S dan AD, sedangkan tersangka warga negara Taiwan berinisial KHH tewas ditembak aparat.
Sabu-sabu seberat 300 kilogram tersebut dimasukan dalam mesin pemoles sepatu sebanyak delapan unit yang menggunakan jalur laut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat